Pidato sambutan Ketua DPRD Blora, Mustopa saat diundang untuk Peringatan HPN tahun 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati
Hari Pers Nasional
BLORA, ME - Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa dalam pidato sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran media pers dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Blora. Menurutnya peran media pers sangat strategis untuk menyuarakan aspirasi publik terkait pelayanan kebutuhan rakyat di Blora.
Melalui catatan - catatan kritis jurnalis itulah, muncul sikap kritis dalam mengawasi jalannya pembangunan dari Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota, termasuk juga Desa dan Kelurahan. Salah satu contoh, adalah kritik terkait kerusakan jalan yang parah dan membahayakan penggunanya, menjadikan perhatian yang serius dari Pemerintah Pusat.
"Berkat tulisan - tulisan tajam para insan media di Blora inilah, Pemerintah Pusat kembali menggelontorkan Instruksi Presiden Jalan Daerah, sehingga tahun kita dapat lagi anggaran dari Pemerintah Pusat, yaitu Inpres Jalan Daerah sebesar Rp. 100 Milyar, inilah yang kita butuhkan peran aktif media, upaya dan berperan serta untuk membantu Pemkab, untuk mengapresiasi ini, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ya" ujarnya.
Tetap Anggarkan Kerjasama
Politisi PKB, Mustopa juga menyatakan meski ada efisiensi anggaran, akibat adanya pemotongan Transfer Keuangan Daerah
(TKD) di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Blora, dirinya memastikan akan tetap bekerjasama dengan para insan media.
"Kami dari DPRD dan Pemkab Blora akan tetap menganggarkan kerjasama publikasi dan iklan dengan media pers, tidak dikurangi bahkan akan ditambah," ujarnya.
Dirinya juga berpesan agar sinergitas antara media dengan Pemerintah Daerah dan DPRD harus dikelola dengan baik, media pers diharapkan bisa memberikan informasi yang komprehensif dan berimbang, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
Selain itu, Mustopa juga mengajak media untuk mendukung program strategis nasional, dia juga menceritakan bahwa dirinya, ikut dalam Rakornas dengan Presiden Prabowo, ada program nasional baru yaitu gerakan asri dan gentengisasi. (Rome)











0 Komentar