Aksi Jalan Miring
BLORA, ME - Dengan mengenakan pakaian yang terbuat dari karung goni dan berbobot lebih dari 5 kilogram, sambil membawa bendera Merah Putih, Lilik Yuliantoro yang akrab disapa Mat Tohek, kembali beraksi turun ke jalan, untuk memprotes kegiatan kunjungan kerja para Pimpinan dan Anggota Dewan Blora.
Kunjungan kerja yang dilakukan hampir setiap hari, dan selalu keluar kota Blora, menurut Lilik adalah kegiatan yang tidak efektif dan efisien, serta diduga justru adalah kegiatan pemborosan keuangan.negara, hal itu diungkapkan di hadapan Sekretaris DPRD Kabupaten Blora, Catur Budi Amperawan, di teras Gedung Rapat Paripurna DPRD Blora, pada Kamis pagi (6/9/2025).
"Aksi jalan miring ini adalah bentuk protes masyarakat Blora, terhadap kinerja para Anggota DPRD Blora yang kerap melakukan kunjungan kerja keluar kota, yang mana hasilnya tidak jelas, apa gunanya untuk masyarakat Blora, tidak ada perubahan, tidak efektif dan efisien, bahkan hanya pemborosan keuangan negara saja," ujar Tohek kepada para awak.media.
Hanya Ditemui Setwan
Namun sayang rencana aksi yang telah ramai dibicarakan melalui media sosial dan grup whatsapp itu, rupanya belum menjadikan perhatian dari para Pimpinan dan Anggota Dewan Blora, terbukti tidak satu pun dari Wakil Rakyat tersebut menemui Lilik.
Aksi Lilik diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Blora, Catur Budi Amperawan, untuk mendengarkan orasi dan menerima surat yang disampaikan langsung oleh Lilik, setidaknya ada 8 point, yang isinya menyoroti kegiatan kunjungan kerja luar daerah yang dilakulan oleh Dewan Blora.
Sekretaris Dewan Blora, Catur Budhi Amperawan menanggapi dengan baik, dan siap menyampaikan surat tersebut kepada Pimpinan DPRD, untuk bisa ditanggapi dan dibahas dalam rapat internalnya. Mantan Camat Jiken itu, juga menganggap apa yang dilakukan oleh Lilik, untuk menyampaikan aspirasi tersebut adalah hal yang lumrah.
"Namanya demokrasi, ya nggak papa ada aksi tersebut, wajarlah, selanjutnya tugas saya adalah menyampaikan surat ini (surat petisi) kepada Pimpinan, untuk dibahas dalam rapat Dewan, lha nanti hasilnya ditunggu, pasti kita akan gelar rapat untuk membahas surat dari Mas Lilik, selaku penggagas aksi tersebut," ujar Setwan Catur Budhi Amperawan.
Personil Polres Siaga
Untuk mengawal dan sekaligus mengawasi aksi tersebut, Kepolisian Resort Blora, menurunkan 20 personil, dari Poles dan Polsek Blora Kota, yang dipimpin langsung oleh AKP Rustam kepada awak media, Kapolsek Blora Kota, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan 20 personilnya.
Secara umum, AKP Rustam menjelaskan situasi dan kondisi lapangan dilaporkan tertib, aman dan kondusif. Dirinya bersyukur tidak terjadi kericuhan, mulai dari keberangkatan hingga penyampaian orasi di Gedung DPRD Blora.
"Alhamdulillah, aksi berjalan dengan aman dan lancar, semuanya kondusif tidak ada kegiatan yang mengganggu kegiatan masyarakat, sehingga kita tidak perlu bertindak represif," ujar AKP Rustam, Kapolsek Blora Kota. (Rome)










0 Komentar