"Sejumlah 300 pemudik asal Blora, dapat fasilitas Bus Mudik Gratis, yang diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin (16/3) pukul 09.00 WIB, dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah."
Pengurus Komunitas Perantau Blora (Kopra) aktif sosialisasikan program mudik gratis kepada Anggotanya sesama perantau di Jakarta berfoto bersama sebelum bus diberangkatkan
Pelepasan Rombongan Mudik
BLORA, ME - Mewakili Bupati Blora, Asisten 1 Setda Blora, Agus Puji Mulyono laksanakan pelepasan ratusan pemudik asal Blora, dengan dukungan enam armada bus hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Blora, PT Semen Gresik, dan Baznas Kabupaten Blora.
Partisipasi Pemkab Blora dalam program ini, menjadi wujud sinergi antar Pemerintah Daerah bersama dengan perusahaan BUMN yang menjadi mitra, dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat perantau.
Dari total armada yang disiapkan, empat bus berasal dari Pemkab Blora, sementara dua bus lainnya merupakan bantuan PT Semen Gresik, dengan dukungan tambahan dari Baznas.
"Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Blora dalam program ini, merupakan bentuk komitmen dalam membantu masyarakat, khususnya warga Blora yang merantau di Jakarta dan sekitarnya. Program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga menjadi upaya untuk meningkatkan keselamatan pemudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik,” ujar Agus PM, Asisten 1 Sekda Blora.
Sangat Membantu Perantau
Salah satu peserta, Tutik, warga Cepu, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebagai ibu rumah tangga, dengan suami yang bekerja sebagai pengemudi ojek online di Jakarta, dirinya merasa program ini sangat meringankan beban keluarganya.
“Alhamdulillah sangat membantu, kami bisa pulang bersama keluarga tanpa memikirkan biaya,” katanya.
Hal senada disampaikan Anang Setiawan, warga Todanan, yang mudik bersama istri dan anaknya. Ia mengetahui program ini dari Komunitas Perantau Blora (Kopra) yang aktif memberikan informasi kepada para perantau.
“Programnya sangat bagus, semoga ke depan kuotanya bisa ditambah,” ujarnya.
Ketua Komunitas Perantau Blora, Basuki Purwanto, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Blora, dalam mensosialisasikan program mudik gratis. Ia menilai program ini sangat membantu di tengah tingginya harga tiket transportasi.
“Kalau tiket ekonomi sekitar Rp450 ribu per orang, satu keluarga bisa mencapai Rp1,6 juta. Program ini jelas sangat meringankan,” jelasnya.
Perjalanan Pemudik Lancar
Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta, rombongan pemudik tiba di Blora dan disambut oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Blora, Bawa Dwi Raharja, di Alun-alun Blora sekitar pukul 10.53 WIB.
“Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa kendala. Para pemudik tiba dengan nyaman dan dalam kondisi sehat,” ungkapnya.
Terpisah, Bupati Blora, Dr.H. Arief Rohman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini, khususnya PT Semen Gresik dan Baznas.
Bupati Arief berharap partisipasi warga rantau dalam program mudik gratis ini, dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pemudik pada tahun-tahun mendatang. Bupati Blora, Arief Rohman dalam sambutannya, juga menghimbau para pemudik agar memanfaatkan momentum pulang kampung, untuk mengurus administrasi kependudukan, termasuk memperbarui status pekerjaan di KTP.
"Bagi yang sudah bekerja, monggo bisa mengurus administrasi KTP, guna menyinkronkan data kependudukan dengan kondisi riil di lapangan. Di MPP ada Layanan Ekstra Lebaran pada tanggal 23–24 Maret, pemudik bisa memanfaatkan untuk memperbarui data diri,” ujarnya. (Hms/Adv/me)










0 Komentar