Bumdes Siap Jadi Penyalur Pupuk

"Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Blora, menyatakan bahwa Badan Usaha Milik Desa siap menjadi penyalur pupuk ataupun produk - produk bersubsidi yang menjadi kebutuhan pokok warga Desa"

Kisruh Pupuk Bersubsidi

Agung Heri Susanto

BLORA, ME - Menyikapi carut marut pupuk petani yang sering terjadi saat musim tanam padi, Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kabupaten Blora, Agung Heri Susanto, mengungkapkan bahwa lembaga ekonomi Desa yaitu Badan Usaha Milik Desa atau yang disingkat Bumdes, sebenarnya mampu untuk menjadi penyalurnya.

"Seperti yang kita ketahui, bahwa sebagian besar warga Desa, adalah bekerja di bidang pertanian, yaitu sebagai petani atau peternak, semestinya Pemerintah Desa melalui Bumdes diberi kesempatan untuk menjadi penyalur resmi pupuk baik  bersubsidi ataupun non subsidi, atau barang bersubsidi lainnya, seperti gas elpiji," ujarnya kepada Monitor Ekonomi, pada Selasa (2/2/2021).

Kemampuan Modal Bumdes

Saat dikonfirmasi terkait kemampuan Modal usaha untuk Bumdes, Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora ini mengungkapkan bahwa Dana Desa siap menganggarkan kebutuhan untuk pengembangan ekonomi Desa, sekaligus menjaga penyalurannya tepat sasaran dan mudah, untuk memenuhi kebutuhan petani Desa setempat.

"Anggaran dari Dana Desa dimungkinkan untuk memberikan modal usaha Badan Usaha Milik Desa, dan Bumdes bisa membentuk unit - unit usaha di bawahnya dalam bentuk PT, CV, dan UD, tapi itu juga harus melihat usaha - usaha yang ada Desa, jangan sampai justru mematikan usaha milik warga kita, justru diupayakan keberadaan Bumdes untuk mensupport, untuk itu dibutuhkan pendataan" paparnya kembali.

Menuju Desa Cerdas

Terkait dengan pendataan itu sendiri, Agung Heri, juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menginisiasi pendataan berbasis kecerdasan buatan, melalui aplikasi yang pernah digagasnya sejak tahun 2018.

"Kalo dulu Blora akan menuju smart city, ya kami yang di Desa membuat Smart Village, atau Desa Pintar, yang pendataannya berbasis satelit yang disewa dari Amazone, semua data terkait luasan lahan pertanian, perkebunan dan hutan pun bisa kita akses dengan satu klik, dan bisa kita lihat hingga detail termasuk, data kemiskinan, bisa kita cek langsung rumah per rumah, jadi kita bisa punya satu big data, dengan aplikasi ini, dan Blora bisa menjadi pilot project Desa Pintar" jelasnya kepada Monitor Ekonomi. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar