DPP Partai Golkar Arahkan Survey Pilkada 2020

"Hadapi kontestasi Pemilu Kepala Daerah Serentak untuk Provinsi dan Kabupaten/Kota, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, arahkan jajaran di bawahnya untuk lakukan survey elektabilitas kader Golkar yang akan maju dalam Pilkada Serentak 2020 yang akan datang,"

Siswanto, SPd, MH
Ketua DPD Partai Golkar Blora
Siap Ikuti Pilkada
BLORA, ME - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, telah bersiap - siap untuk mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah atau yang juga disebut Pilbup dan Pilwabup, termasuk di Kabupaten Blora, pada bulan September 2020 yang akan datang. Sementara itu, sebagai bentuk keseriusannya untuk mempersiapkan kader potensialnya, agar bisa dicalonkan sebagai Bupati/Wakil Bupati. DPP Partai Golkar keluarkan Surat Edaran yang berisi arahan untuk menunjuk Lembaga Survey yang kompeten dan telah dipercaya akurasi metodologi surveynya secara nasional.

Rekomendasi Lembaga Survey
Sesuai dengan SE no: 30/GOLKAR/XI/2019, DPP Partai Golkar yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus, dikeluarkan pada tanggal 4 November 2019 itu, berisi rekomendasi 8 (Delapan) Lembaga Survey untuk pemenangan calon yang maju dari Partai Golkar dalam Pilkada Serentak 2020 yang akan datang. Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto, SPd, MH, mengungkapkan akan menindaklanjuti Surat Edaran dari DPP Partai Golkar tersebut.
"DPD Partai Golkar akan mengikuti arahan dari DPP, kami juga akan lakukan survey" ungkapnya kepada Monitor Ekonomi, melalui pesan layanan berantai.

Silaturahmi Ke DPP PDIP
Saat dikonfirmasi terkait kehadirannya di "Kandang Banteng Pusat" alias ke DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, beberapa waktu yang lalu, Wakil Ketua DPRD Blora dari Partai Beringin itu mengaku, untuk bersilaturahmi dan berkonsultasi terkait Pilkada Serentak 2020 yang akan datang. Siswanto juga mengaku tetap menjatuhkan pilihannya untuk berkoalisi dengan PDIP nantinya.
"Saya tetap berkoalisi dengan PDIP, namun juga tetap menjalin dengan Partai yang lain, untuk jalin komunikasi politik, sesuai dengan arahan DPP untuk berkomunikasi dengan seluruh Partai, baru nanti akan dikaji, karena politik itu dinamis sekali, bisa berubah dengan cepat" paparnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar