1100 WARGA BLORA ALAMI GANGGUAN JIWA

Sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit jiwa dan napza
Sosialisasi kesehatan jiwa
Blora-ME, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Lilik Hernanto dalam sambutannya terkait sosialisasi tentang kesehatan jiwa, di kediaman Anggota DPRD Blora, dari Partai Gerindra, Jayadi, pada Hari selasa (4/2/2019).
" 1.100 warga Blora mengalami gangguan jiwa, untuk itu perlu penanganan yang intensif, kalau ada anggota keluarga anda mengalami ganguan jiwa, harus diobati, jangan dipasung dan disembunyikan, karena dianggap mempermalukan keluarga, akhirnya malah dipasung, untuk itu kami sampaikan terima kasih, atas bantuan dan dukungan Ibu dr. Sumarjati Arjoso, Anggota DPR
RI, Komisi IX yang bermitra dengan kami dari Dinas Kesehatan, "  ungkapnya.

Urus orang gila
Pengalaman membantu urus orang yang mengalami gangguan jiwa, ternyata kerap dilakukan oleh Jayadi sejak menjadi Kepala Desa Sumurboto. Hal itu terungkap dalam sambutannya dalam sosialisasi tentang kesehatan jiwa. Kini, meski telah menjadi anggota DPRD Blora dari Fraksi Partai Gerindra, masih kerap dimintai bantuan oleh warga.
" Meskipun saya sudah menjadi anggota Dewan di Komisi Anggaran dan Pemerintahan, masih ada saja yang meminta bantuan untuk menangani orang yang jiwanya terganggu, akhirnya saya bersama istri saya antarkan mereka ke RSJ di Semarang dan Solo, tergantung rujukannya, untuk diobati, setelah sembuh 3 sampai 4 bulan, kami jemput, gak papa kami senang bisa melayani masyarakat kecil" ungkapnya.

dr. Sumarjati Arjoso,SKM, Anggota DPR RI
Komisi IX, dari Partai Gerindra
Sumarjati apresiasi kolega
Sebelum berpamitan, Ibu dr. Sumarjati Arjoso, SKM, anggota DPR RI, Komisi IX, yang juga dari partai yang sama, yaitu Gerindra. Dalam pidato sambutannya, mengapresiasi kinerja dari kolega di bawahnya, yaitu Jayadi.
" Saya sangat kagum pada kinerja pak Jayadi, bersama istrinya, yang juga sebagai Kepala Desa, mereka adalah orang - orang yang baik nggih..tentu saja wajar kalau mereka nanti terpilih lagi, karena banyak membantu masyarakat, saya ikut pak Jayadi nggih untuk DPR RInya, titip suara agar pilih saya," ujarnya. Terkait dengan sosialisasi tentang kesehatan jiwa, Ibu yang banyak pengalaman menduduki jabatan tinggi di beberapa Kementerian ini, menyampaikan, bahwa penyakit kejiwaan bisa disebabkan oleh tekanan psikis seseorang, akibat dari masalah - masalah yang timbul, yaitu kecanduan narkotika, hubungan antar manusia, dan tekanan ekonomi.

Gerakan Masyarakat Sehat
Sementara itu, dalam acara yang sama, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Kementerian Kesehatan RI, Dr. dr. Fidyansyah, menghimbau kepada masyarakat agar melakukan gerakan masyarakat sehat yang disingkat Germas, untuk mencegah timbulnya wabah penyakit di masyarakat.
" Gerakan pencegahan penyakit itu lebih baik, dari pada menyembuhkan penyakit, karena biaya untuk rumah sakit itu sangat mahal, untuk itu gerakan masyarakat sehat harus dilaksanakan, ada tiga hal yang menjadi wujud pelaksanaan Germas, yang pertama adalah perilaku hidup sehat, dengan olahraga, menjaga lingkungan, istirahat yang cukup, yang kedua, makan makanan yang sehat, yang gizinya seimbang, dengan mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran, yang banyak tumbuh di desa, ketiga adalah cek kesehatan secara berkala, agar kita tahu kondisi kesehatan kita, tidak langsung jatuh sakit," paparnya. (rome)









Posting Komentar

0 Komentar