MENJELANG NATAL SEJUMLAH GEREJA DI BLORA DI JAGA GETAT ANGGOTA POLRES BLORA


BLORA ME-Sejumlah gereja menjadi target patrol dan pengamanan oleh Satuan Sabhara Polres Blora, Polda Jawa Tengah. Sebelum perayaan Natal, sebanyak 10 petugas yang tergabung dalam tim sterilisasi melakukan Patroli gereja mulai hari Sabtu 23 Desember sampai Senin (24/12/2018) hari ini, untuk menciptakan rasa aman bagi jemaat yang akan melaksanakan ibadah Natal.

"Sterilisasi dan pengamanan gereja ini sebenarnya sudah dilakukan juga oleh seluruh 16 Polsek jajaran di wilayah masing-masing. Namun untuk Tim Sterilisasi Sat Sabhara lebih memfokuskan kegiatan tersebut di beberapa gereja besar yang memiliki banyak jemaat.” Ujar Kasat Sabhara AKP Sutarjo.

Diketahui gereja besar yang menjadi sasaran tersebut diantaranya di wilayah Blora kota yaitu Gereja, Bethany, Santo Pius, GKI, GKJ dan Gereja St Willybrodus di Kecamatan Cepu. Sterilisasi ini menggunakan berbagai perangkat metal detektor, bersenjata lengkap, dan beberapa alat lain yang cukup canggih untuk mendeteksi benda- benda berbahaya. Termasuk anjing pelacak dari unit K9 Polres Blora juga dikerahkan untuk mendeteksi benda mencurigakan bahan peledak antisipasi aksi terror.

"Kami juga berkoordinasi dengan pengurus gereja, terkait jadwal pelaksanaan peribadatan. Harapan kita dengan patroli rutin dan sterilisasi ini, jemaat akan lebih aman untuk melaksanakan ibadah di gereja dalam natal tahun ini," terangnya.

Selama proses sterilisasi, tim belum menemukan adanya benda- benda berbahaya di gereja maupun di lingkungan gereja. Namun jemaat dan majelis gereja diminta untuk tetap waspada dan meningkatkan rasa aman. Selama perayaan natal kepolisian juga akan melakukan backup keamanan bersama TNI dan Instansi terkait lain.

Rommo Eko salah satu pemuka agama Katolik gereja Santo Pius, mengaku senang dengan adanya tim Sterilisasi dari Sat Sabhara Polres Blora yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan patroli gereja, baik di altar, ruang jemaah maupun di sekitar lingkungan gereja. Meski tanpa ada permintaan, namun Polisi, TNI dan Ormas kerap ikut membantu dalam perayaan natal di gereja.

"Kita sangat senang tanpa ada permintaan Polisi sudah merespon rutin setiap tahun dengan melakukan sterilisasi, patroli sampai pengamanan," tuturnya.(Ag)

Posting Komentar

0 Komentar