Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes bersama Bapak - Bapak Desa Purworejo berfoto bersama usai deklarasi Program Papa Si Dini
PROGRAM “PAPA SIDINI (Siaga Deteksi Dini Komplikasi )” di Desa Purworejo, Kab. Blora Wujud Pengabdian Dosen Kebidanan Blora
Poltekkes Kemenkes Semarang sebagai upaya wujudkan Kesehatan Ibu"
Oleh :
Dr. Elisa Ulfiana, S.SiT,MKes
Novita Ika Wardani, S.ST,M.Kes
Ristiana, S.ST
Poltekkes Kemenkes Semarang
Peningkatan Kesehatan
Blora, ME — Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator utama derajat
kesehatan suatu bangsa. Di Kabupaten Blora, khususnya Desa Purworejo, upaya
peningkatan kesehatan ibu dan anak terus digencarkan.
Salah satunya melalui Program PAPA SIDINI
( Papa Siaga Deteksi Dini Komplikasi ) yaitu Peningkatan Peran Aktif oleh Suami ibu hamil atau ibu nifas Melalui Deteksi Dini Komplikasi.
Sebagai langkah awal, Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Purworejo, Kecamatan Blora untuk mendapatkan perijinan dan dukungan pelaksanaan kegiatan.
Koordinasi berlangsung di Balai Desa dan
disambut baik oleh Kepala Desa Harun, SP. dan beliau menyatakan sangat mendukung program ini, karena program ini sangat dibutuhkan masyarakat kami.
"Terutama untuk para ibu hamil, nifas, dan balita, serta sebagai bentuk pemberdayaan dan kontribusi suami dalam keluaraga" ungkap Harun, Kepala Desa Purworejo.
Mengapa PAPA SIDINI? Data menunjukkan bahwa keterlambatan, dalam mengenali
tanda bahaya, masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi.
Padahal, banyak komplikasi bisa dicegah, jika terdeteksi sejak dini, oleh Suami Ibu nifas.
Berangkat dari hal tersebut, Program PAPA SIDINI hadir, sebagai bentuk pemberdayaan
masyarakat, melalui penguatan dan kepedulian suami, sebagai orang terdekat ibu nifas.
Tujuannya adalah untuk membekali para suami, dengan pengetahuan serta keterampilan melakukan deteksi dini, adanya komplikasi pada ibu nifas yang dilakukan secara mandiri.
Rangkaian Kegiatan pada program ini, dilaksanakan 6 kali pertemuan edukasi
di Balai Desa Purworejo. Setiap pertemuan
dikemas dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik lapangan agar
mudah dipahami.
Berikut 6 materi utama Program PAPA SIDINI:
Pertemuan 1: Definisi Deteksi Dini Membuka wawasan tentang apa itu deteksi dini,
mengapa penting, dan bagaimana peran aktif masyarakat, dalam memantau kesehatan
ibu dan anak sejak dini, dan Deteksi Dini Perdarahan, mengenali tanda bahaya
perdarahan pada kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Termasuk simulasi pertolongan pertama dan alur rujukan cepat.
Pertemuan 2: Deteksi Dini PreeklamsiEdukasi tentang tekanan darah tinggi pada
kehamilan. Peserta belajar cara mengukur TD, mengenali gejala seperti sakit kepala
hebat, pandangan kabur, dan bengkak.
Pertemuan 3: Deteksi Dini Infeksi Nifas Fokus pada perawatan diri setelah melahirkan. Materi Meliputi tanda demam, bau lochea, kebersihan luka perineum, dan kapan harus ke Bidan/Puskesmas.
Pertemuan 4: Deteksi Dini Radang Payudara.
Membahas masalah menyusui: payudara bengkak, puting lecet, hingga mastitis. Dilengkapi praktik pijat laktasi dan posisi
menyusui yang benar.
Pertemuan 5: Deteksi Dini Gangguan PsikologiKesehatan mental ibu nifas juga penting. Materi mencakup pengenalan baby blues, depresi postpartum, serta peran keluarga dalam memberikan dukungan emosional.
Pertemuan ke 6 : adalah Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Serta Deklarasi Penandatangan Komitmen Suami Ibu Nifas.
Harapan Ke Depan Melalui Program PAPA SIDINI diharapkan masyarakat Desa
Purworejo menjadi lebih mandiri, sigap, dan paham dalam mendeteksi masalah
kesehatan ibu dan anak.
Suami ibu nifas juga diharapkan mampu menjadi ujung tombak informasi di tingkat RT/RW.
“Kami tidak hanya memberi materi, tapi juga
meninggalkan modul dan media edukasi agar program ini bisa berkelanjutan,” kata
Ketua Tim Pengabdian Poltekkes Kemenkes Semarang.
Dengan sinergi antara Perguruan Tinggi, Pemerintah Desa, dan masyarakat Desa Purworejo, diharapkan menjadi contoh desa yang tangguh dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. (Tim Pengabmas)










0 Komentar