Potensi Alam Besar Tapi Memiskinkan

Bupati Blora memaparkan potensi sumber daya alam Blora.
Kaya sumber daya
Blora-ME, Dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, pada hari selasa (12/2/2019), Bupati Blora, Djoko Nugroho memaparkan beberapa potensi alam yang besar, namun tidak memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
" Blora masuk dalam wilayah eksplorasi dan eksploitasi minyak yang dikelola Pertamina EP Asset 4, di Wilayah Penambangan Blok Cepu, yang saat ini menjadi penyangga kebutuhan minyak nasional, tapi Blora tidak dapat DBHnya, sementara Bojonegoro berlimpah," ungkapnya.

DBH Perhutani kecil
Selain eksploitasi minyak, Bupati juga menyinggung kecilnya dana bagi hasi produksi kayu untuk Kabupaten Blora. Pendapatan dari sektor produksi kayu jati terbaik di dunia itu hanya sebesar 6 % per tahun.
" Blora hanya dapat Rp. 5 Milyar setahun, padahal potensi penjualan kayu itu sangat besar, hingga ratusan milyar rupiah per tahun, ini sangat tidak adil, padahal warga kami ada di wilayah hutan, 138 hidup di hutan dengan kondisi jalan yang sangat buruk, dan kami tidak bisa membangunnya karena itu adalah aset Perhutani, repot! Kami mohon solusinya dari Pemprov," ungkapnya.

Proyek strategis nasional
Sentilan berikutnya adalah, proyek strategis nasional yaitu pembangunan waduk Randugunting, di wilayah Desa Gaplokan dan Desa Kalinanas, Kecamatan Japah.
"Pembangunan Waduk Randugunting yang segera akan dilaksanakan, ini dalam tahap pembebasan lahan, nantinya pemanfaatannya adalah untuk mengairi sawah milik warga Pati dan Rembang, yo wes ra popo, padahal kita juga butuh air, wong Blora iku nriman, seneng ngalah," tambah Bupati, " Tapi kami juga bersyukur adanya proyek reaktivasi Bandara Ngloram oleh Pemerintah Pusat, jadi kita punya alternatif transportasi yang cepat, Blora ini termasuk terisolir, bila di tempuh melalui darat, sangat melelahkan, makanya investor malas masuk Blora, kami minta tolong pak Wagub agar kalo ada investor arahkan ke Blora," lanjutnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar