Kades Murdono: Sertifikat sampun dados, monggo disimpen kanti sae..

Bayu Indarto, dari ATR/BPN Blora serahkan sertifikat disaksikan Kades Murdono
PTSL Desa Tengger
Blora-ME, Untuk kali kedua di tahun 2018 ini, Desa Tengger berhasil melaksanakan program penyertifikatan tanah warganya, yang pertama sejumlah 416 sertifikat berhasil diselesaikan, yang kedua di akhir bulan Oktober juga mendapatkan tambahan kuota sertifikat untuk 450 bidang tanah, milik warganya. Kepala Desa Tengger sangat mengapresiasi kinerja tim dari ATR/BPN Blora.
" Kami mewakili warga Desa Tengger mengucapkan banyak terima kasih atas terselesainya sertifikat dua kali dalam satu tahun ini, dan hari ini 450 sertifikat, dibagikan kembali untuk warga kami, Alhamdulillah nggih," ucapnya saat membuka penyerahan sertifikat di Balai Desa Tengger, pada hari Selasa (15/1/2019). Pembagian sertifikat itu pun berlangsung dengan tertib dan lancar, berkat kesigapan petugas dari ATR/BPN Blora, serta didampingi oleh personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Tengger.

Kerjasama ATR/BPN - Desa
Bayu Indarto, Ketua Koordinator Wilayah 3, juga mengapresiasi kinerja dari kelompok kerja yang dibentuk oleh Kepala Desa Tengger, Murdono dan perangkatnya.
" Kepala Desa bersama perangkatnya termasuk pokja bisa mengkondisikan dan bekerja keras, mulai dari sosialisasi, pengumpulan berkas - berkas data milik warga dapat diselesaikan dengan cepat, sebenarnya desember itu sudah jadi semua, namun baru bisa kami bagikan awal tahun ini," ungkapnya. " Seperti yang disampaikan oleh Kades, simpanlah sertifikat ini baik - baik, karena ini adalah surat berharga, kalau jenengan mau pakai pinjaman, dihitung yang baik, kemampuan bayarnya, jangan sampai keberatan," tambahnya.


Sertifikatkan lebih dari satu
Saat dikonfirmasi penulis anda, usai penyerahan simbolis kepada dua warga, Wiji Gudel dan Suwarmi. Keduanya merasa sangat bahagia karena semua sertifikatnya telah jadi pada tahun ini juga melalui program PTSL dari Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang disingkat ATR/BPN Kabupaten Blora.
" Alhamdulillah saya ikut sertifikatkan lewat PTSL ini, empat bidang tanah saya, dan jadi semua tahun ini, saya akan simpan baik - baik buat jaga - jaga untuk anak cucu saya nanti," ungkap Wiji Gudel, yang mensertifikatkan tanah sawah dan pekarangan miliknya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Suwarmi, yang mensertifikatkan tiga bidang tanahnya, dan jadi tahun ini juga.
" Saya mensertifikatkan tiga tanah, sawah, tegal dan pekarangan, semuanya jadi hari ini, prosesnya cepat, mudah dan murah, bila dibandingkan ngurus sendiri, bisa 4 - 5 jutaan rupiah per bidangnya mas," ujarnya.
Saat ditanyakan akan dipakai untuk apa sertifikatnya yang sudah jadi itu, keduanya kompak, akan menyimpannya dengan baik. (rome)



Posting Komentar

0 Komentar