Dosen Kemenkes Poltekkes Semarang gelar Pengabdian Masyarakat dengan ibu - ibu Desa Purworejo, Kecamatan Blora Kota
"Poltekkes Kemenkes Semarang rutin gelar Pengabdian Masyarakat, di Desa Purworejo, Kecamatan Blora yang melibatkan ibu dan balita setempat."
Pemberdayaan Ibu dan Balita
BLORA, ME - Poltekkes Kemenkes Semarang kembali gelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Purworejo, Kecamatan Blora Kota. Pengabdian Masyarakat kali ini mengambil thema pemenuhan makanan dan minuman yang bergizi untuk anak balita "Melalui Pemberdayaan Ibu Balita, Dalam Meningkatkan Berat Badan Balita Dengan Temulawak Madu.
Status gizi balita, merupakan salah satu indikator penting, dalam menilai kualitas
kesehatan masyarakat. Balita dengan berat badan yang tidak sesuai dengan umur,
berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, perkembangan, serta penurunan daya
tahan tubuh. Hal ini perlu diketahui oleh ibu - ibu balita tersebut.
Adapun penyebab berat badan balita yang kurang itu, beragam meliputi rendahnya
asupan zat gizi, penyakit infeksi berulang, pola asuh yang kurang optimal dan
kurangnya pengetahuan orang tua, tentang bagaimana pemberian makan yang sesuai.
Peran Sentral Ibu
Ibu memiliki peran sentral, dalam menentukan pola makan dan pemantauan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dari balita tersebut, menjadi salah satu strategi yang efektif, dalam upaya pencegahan masalah gizi anak - anak balita.
Salah satu sumber gizi terdapat pada tanaman Temulawak (Curcuma xanthorrhiza), merupakan tanaman herbal, yang telah lama
dimanfaatkan sebagai bahan alami, untuk membantu meningkatkan nafsu makan.
Kandungan kurkuminoid dan minyak atsiri pada temulawak, berpotensi mendukung
fungsi pencernaan.
Berikutnya adalah Madu, yang berasal dari lebah, madu mengandung karbohidrat alami, vitamin, mineral, dan antioksidan, yang dapat menjadi sumber energi tambahan, sekaligus memperbaiki cita rasa minuman. Namun, penggunaan temulawak dan madu harus dipahami, sebagai pendamping pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama atau terapi tunggal untuk mengatasi masalah gizi.
Tujuan Pengabdian Masyarakat
Kegiatan pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan oleh Dosen Poltekkes Kemenkes
Semarang ini, bertujuan untuk pertama, meningkatkan pengetahuan ibu - ibu mengenai makanan tambahan untuk memenuhi gizi balita.
Kedua, meningkatkan keterampilan ibu di Desa Purworejo, dalam mengolah temulawak dan madu secara benar dan higienis.
Selain itu juga meningkatkan kesadaran ibu - ibu, untuk melakukan pemantauan berat badan balita, secara rutin dan mendukung upaya peningkatan status gizi balita melalui edukasi dan pendampingan.
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan peran Kader Posyandu, sebagai pendamping keluarga dalam memantau pertumbuhan balita, sehingga keberlanjutan program dapat lebih terjamin.
Penulis :
Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang
Erni Nuryanti, S.Kep., Ners, M.Kes
Marlynda Happy Nurmalita Sari, S.ST., Bdn., MKM










0 Komentar