Para siswa SMP dan SMK Kristen Blora yang berasal dari luar Jawa sedang mengikuti kegiatan belajar bersama
"Untuk mempertahankan eksistensi SMP 1 Kristen Blora, para Pengurus Yayasan Paramarta Mandira Karto Raharjo Blora, didik siswa - siswi dari Luar Jawa tanpa biaya alias gratis dengan berbagai upaya"
Ketua Yayasan Paramarta Mandira Karto Raharjo, Christanto berupaya pertahankan eksistensi SMP dan SMK Kristen Blora
Galaksi Goes To School
BLORA, ME - Galaksi Tv Channel kunjungi SMP 1 Kristen Blora, untuk melihat lebih dekat kondisi sekolah masa kecil Tokoh Nasional seperti Menteri Penerangan era Orde Baru, Harmoko, salah satu Menteri terpercaya Presiden Soeharto.
Selain itu juga ada, alumninya yang kini menjadi Guru Besar di Institut Pertanian Bogor, Profesor Dwi Andreas Santosa, yang juga Pengamat Ekonomi Ketahanan Pangan Nasional yang cukup berpengaruh di negeri ini.
Dalam wawancara dengan Ketua Yayasan Paramarta Mandira Karto Raharjo Christanto, mengungkapkan konsep pendidikan gratis untuk anak - anak tidak mampu dari Pulau Kalimantan, Papua dan Nusa Tenggara, adalah upaya membantu anak - anak tersebut agar mendapatkan pendidikan setinggi - tingginya secara gratis.
"Semua fasilitas di sini gratis, mulai dari asrama, makan minum dan pendidikan keterampilannya, anggarannya dari bantuan alumni kita yaitu SMP Kristen yang sudah sukses, di luar Blora, termasuk bantuan dari Bupati dan Pak Amin Galaksi ini, kami sangat berterimakasih atas kepeduliannya, semoga menjadi berkah untuk kita ssmua," ujarnya.
Apresiasi Kepada Politisi
Di saat yang sama, Wakil Ketua Yayasan Christian Prasetya, turut menyampaikan terimakasihnya kepada Anggota DPRD Provinsi, Abdullah Aminuddin dan Anggota DPR RI dari PKB, Eva Monalisa yang turut membantu pembangunan ruang kelas untuk siswa SMK Kristen Blora.
Selain bantuan dari Bupati Blora, Wakil Bupati disampaikan oleh Ketua Yayasan telah membantu revitalisasi atap sekolah SMP Kristen yang sudah lapuk.
"Saya juga ucapkan terimakasih untuk Bu Wabup Rini, atas upayanya membantu revitalisasi sekolah kami, utamanya untuk atap sekolah kami," ujarnya. (Rome)










0 Komentar