IKLAN




 

Sudah Fix, Arief Rohman Pasangan Dengan Sri Setyorini

Poster pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Blora 2024 - 2029, Arief Rohman - Sri Setyorini banyak terpampang di pinggir jalan strategis di Blora

"Setelah sekian lama, memendam jawaban siapa pasangannya dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Blora dari Bupati Petahana, Arief Rohman akui tetapkan pasangannya sebagai Wakil Bupati, dialah Sri Setyorini, kakak kandung dari Wakapolri, Komjen Pol. Agus Andrianto"

Pilkada Serentak 
BLORA, ME - Ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak seluruh Indonesia yang akan digelar pada hari Rabu, 27 November 2024, khususnya di Blora nampaknya mulai menghangat kembali, setelah terkuak misteri, siapa pasangan Bupati Petahana Arief Rohman.

Setelah banyaknya rumor dan spekulasi atau manuver politik dari beberapa Ketua Partai di Blora, yang berniat untuk dipinang sebagai Wakil dari Gus Arief, panggilan akrab Bupati Petahana ini, termasuk seorang Komisaris Polisi bernama Kisworini, yang bertugas di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Selain itu, manuver munculnya ribuan baliho dengan ukuran yang signifikan dan mencolok bakal calon yang diklaim mendapat dukungan penuh dari Pusat, atau yang biasa disebut "dekengan pusat", turut mewarnai hiruk pikuk perpolitikan di Kabupaten Blora.

Klaim Dukungan Pusat
Beberapa tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa Pilkada Blora kali ini, sangat berbeda dengan sebelumnya, pasca Pemilu Serentak yang digelar pertengahan bulan Februari 2024 kemarin, para bakal calon yang ikut Pilkada ini, nampaknya menunggu petunjuk atau arahan dari Pemenang Pemilu tersebut, termasuk di kabupaten penghasil migas dan kayu jati ini.

"Pilkada sekarang ini, rasa - rasanya tidak untuk kepentingan rakyat, termasuk Pilkada di Blora, karena sekarang ditentukan oleh Pusat, siapa - siapa yang mendapatkan rekom dari Partai, mengacu pada siapa yang menangkan kemarin saat Pilpres, dan ada kecenderungan untuk menguatkan dominasi Pusat, jadi bukan harapan sepenuhnya dari akar rumput," ungkapnya kepada Monitor Ekonomi.

Nama duo Rini, yang konon bersaing untuk menjadi Wakil dari Arief Rohman ini, diduga kemunculannya, juga diindikasikan ada campur tangan atau bisa jadi titipan dari Pusat, namun dari poros dan latar belakang yang berbeda. Kompol Kisworini, adalah Anggota Polri, sementara Sri Setyorini, adalah Pengusaha Konstruksi yang juga Pengurus Gapensi Jawa Tengah, dan kakak kandung Wakapolri yang juga asli dari Blora.

Posisi PDIP Blora
Lalu bagaimana dengan partai koalisi pengusung pasangan calon penantang petahana, terutama dengan Partai Banteng Mencereng, alias PDIP Blora, yang tidak lagi digandeng oleh Arief Rohman, meskipun turun 1 kursi, perolehan kursi 8 di Pemilu Kabupaten Blora, menempatkan PDIP sebagai partai pemenang kedua setelah PKB, partainya Guse Arief yang meraih 11 kursi.

Penentuan Sri Setyorini, yang notabene bukan orang Partai ini, namun diisukan sudah mendapat KTA dari Partai ini, sebagai dasar atau syarat untuk mendapatkan rekom, sekali lagi itu baru isu, menjadi penegas bahwa PDIP bukan lagi menjadi prioritas untuk menjadi pengusungnya di Pilkada, begitu juga dengan Golkar yang sudah menugaskan Siswanto untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati di Blora.

Arief Rohman cukup nyaman dengan dua rekom yang sementara ini diraihnya dari PKB dan Partai Nasdem, dan mengaku masih  terus berkomunikasi dengan pimpinan partai lainnya, seperti Hanura, Perindo, PKS dan Demokrat dan Gerindra Pusat, karena konon tersiar kabar,  bakal calon Wakilnya (Rini.red) sudah mendapat restu dari pusat, untuk menggemukkan koalisinya. 

Lalu bagaimana dengan posisi PDIP, Golkar dan PPP, akankah mereka bersatu koalisi untuk menjadi penantang petahana? Hingga sekarang Petinggi PDIP Blora belum mengumumkan siapa bakal calonnya, meskipun sudah membuka pendaftaran bakal calon peserta Pilkada di Blora, dan sudah ada 4 orang atau bahkan lebih, yang mengambil formulir penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Kita tunggu saja informasi selanjutnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar