Kadinas PMD Klaim Desa Di Blora Tidak Masuk Zona Merah

"Meski kasus Covid -19 mengalami tren peningkatan, Namun sampai saat ini belum ada Desa di Kabupaten Blora masuk dalam zona merah."
 
Data Jogo Tonggo
BLORA, ME - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Blora mengungkapkan hasil dari pendataan melalui aplikasi Jogo Tonggo menyebutkan 36 Desa masih masuk zona orange. Sebanyak 4.990 masuk zona hijau dan 457 zona kuning. 

"Data yang terupdate melalui aplikasi Jogo Tonggo tingkat RT/RW ini ada 36 Desa. Untuk zona merah belum ada," kata Haryanto, Selasa (29/6). 

Desa dikatakan  masuk dalam zona merah jika dalam setiap RT terdapat 5 rumah lebih  yang terpapar Covid -19.

"Sejauh ini di Kabupaten Blora kasus di tingkat RT RW hanya 3-5 rumah. Sehingga dikategorikan masih zona orange," jelasnya. 

Perkuat Posko Desa
Kadinas PMD Blora Haryanto, meminta seluruh desa, untuk kembali meningkatkan tindakan preventif dan memperkuat posko desa seiring terjadinya peningkatan kasus Covid -19. 

"Kami melalui Surat Edaran untuk Desa memperkuat Posko dan aplikasi Jogi Tonggo. Cara penguatannya mengaktifkan relawan atau satgas di Posko itu. Kemudian melakukan penyemprotan lagi dan pembagian masker bila masyarakat masih membutuhkan," paparnya.

Berdasarkan pantauan Monitor Ekonomi di wilayah Kecamatan Kedungtuban, beberapa Kades terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumah masing - masing, dugaan terpapar Covid 19. Hal itu terungkap dari pengakuan keluarga.

"Pak Kades sedang sakit, harus istirahat isolasi mandiri, pelayanan desa sementara ditunda," ungkapnya kepada Monitor Ekonomi.

Terpisah Plt Kadinkes Blora, Edi Widayat mengaku jika saat ini Kabupaten Blora masuk zona merah, persebaran virus Corona di Jawa tengah. Data monitoring gugus tugas Covid -19 Kabupaten Blora, mencatat per Senin kemarin terdapat jumlah kasus positif sebanyak 9.282 atau terjadi penambahan 80 kasus dan jumlah korban meninggal dunia mencapai 523 atau bertambah 12 kasus. (Meg*/me)

Posting Komentar

0 Komentar