Vaksin Sinovac Untuk 4500 Petugas Pelayanan Publik Blora

Lucius Kristiawan, ST, MSi
Plt Sekretaris Dinkes Blora

Vaksin Multi Dosis

BLORA, ME - Kabupaten Blora menerima 900 vial vaksin COVID-19 multi dosis jenis Sinovac, pada tahap II untuk petugas pelayanan publik. Vaksin itu hari ini diambil dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 

Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lucius Kristiawan, ST, M.Si menjelaskan, dari jumlah vaksin yang akan diterima itu, nantinya dibagi dua termin atau fase penyuntikan kepada sasaran.

“Satu vial untuk 10 dosis sasaran. Karena ini multi dosis, dimana 1 vial berisi 10 dosis. Selain itu, dalam 1 dus akan dikemas 10 vial, sehingga 1 dus berisi 100 dosis. Jadi nanti terbagi 450 sasaran dan targetnya tanggal 28 Februri 2021 harus selesai,” terang Lucius Kristiawan yang juga Kepala Bidang Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan Dinkes Blora, di Blora, Senin (22/2/2021). 

Sosialisasi program vaksinasi tahap kedua

Untuk 4500 Sasaran

Kalau 1 vial berisi 10 dosis sasaran, lanjutnya, maka untuk termin pertama jumlah sasaran tinggal mengalikan, yakni 4.500 sasaran.     

Ia menyebut, sasaran petugas pelayanan publik yang dimaksud yaitu TNI, Polri, BPBD, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, DPRD, tokoh agama dan tenaga pendidik.       

“Untuk pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan setempat, seperti di  Polres Blora, DKT, RSUD dan Puskesmas,” terangnya. 

Sebagian Di Sekolah

Sedangkan untuk tenaga pendidik, kata dia, untuk sementara yang menjadi sasaran vaksin di SMKN 1 Blora, SMKN 2 Blora dan SMAN 1 Blora.   

Karena jumlah sasaran banyak, tambahnya, maka dalam pelaksanaannya nanti akan diatur termasuk pendistribusian vaksin juga harus sesuai dengan jumlah sasaran. 

“Termasuk para petugas kesehatan yang nantinya akan menyuntikkan vaksin juga kita atur dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata dia.  

Sementara itu dari pantauan di UPTD Gudang Farmasi Dinkes Blora, telah dipersiapkan ruang dan alat penyimpanan vaksin COVID-19 jika nanti tiba. (Gin/me)

Posting Komentar

0 Komentar