PENUTUPAN FESTIVAL BAMBANGAN CAKIL 2020 AKAN DIGELAR TANPA PENONTON

Berbagai Tarian dari berbagai daerah yang ditampilkan dalam Festival Bambangan Cakil 2020 akan ditutup pada tanggal 31 Desember 2020 tanpa penonton

Penutupan Festival

Blora, ME - Penutupan Festival Bambangan Cakil 2020, Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora akan digelar tanpa penonton. Diagendakan, penutupan akan berlangsung pada 31 Desember 2020 mendatang.

Ketua Panitia Festival Bambangan Cakil 2020, Ninda A Wiguna mengungkapkan, keputusan ini diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Tak hanya tanpa penonton, peserta yang mengikuti festival ini hanya diperbolehkan mengirimkan 3 perwakilannya untuk mengikuti prosesi penutupan.

“Kita jadwalkan, prosesi penutupan akan selesai pada tengah hari. Untuk official peserta festival lainnya dapat mengikuti prosesi penutupan melalui video streaming yang disiarkan di channel Youtube Pengkoljagong Sapta Pesona,” terangnya.

Undian Hadiah Hiburan

Untuk memastikan prosesi penutupan berjalan lancar dan sesuai rencana, Panitia festival telah mempersiapkan skenario. Pasalnya, dalam acara ini juga terdapat pengundian tiket dengan hadiah hiburan yang tidak sedikit.

“Ada banyak hadiah hiburan untuk peserta dan penonton yang membeli tiket masuk. Nah, untuk para pemenangnya akan diumumkan di Fanspage Facebook Pengkoljagong Sapta Pesona. Tak hanya itu, nama-nama pemenang undian juga akan ditempel di papan informasi Balaidesa Pengkoljagong,” paparnya.

Lebih lanjut Ninda menambahkan, batas akhir klaim hadiah undian adalah satu bulan usai penutupan. Hadiah dapat diambil di Kantor Pemdes Pengkoljagong, atau dapat menghubungi nomor whatsapp panitia seperti tertera di fanspage facebook.

“Pelayanan klaim hadiah dilakukan selama jam kerja. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Festival Bambangan Cakil 2020 diikuti 32 tim tari dari sejumlah daerah di tanah air. Agenda ini telah dimulai pada 21 Desember lalu. Tiap hari dilakukan pementasan dalam dua sesi, dan tiap penampilan tari tersebut dinilai oleh para dewan juri yang kredibel dan memiliki latar belakang seni tari yang mumpuni. (Tim Publikasi FBC 2020)

Posting Komentar

0 Komentar