Diterjang Angin Kencang, 43 Rumah Rusak Berat

 


"Memasuki musim hujan, potensi bencana harus diwaspadai sejak dini, banjir, tanah longsor dan angin kencang selalu menghantui warga, apalagi kegiatan deforestasi terus terjadi, baik liar maupun memasuki masa tebang karena hutan Blora berstatus hutan tanaman produksi"

43 Rumah Rusak

BLORA, ME - Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Senin malam (9/11) menerjang   Kecamatan Kedungtuban dan Randublatung Kabupaten Blora. 43 rumah mengalami kerusakan. 

Tim Reaksi Cepat Tanggap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Agung Tri mengatakan, kejadian Senin pada pukul 18.15 terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Kedungtuban dan Randublatung. Akibat hujan dan angin kencang itu mengakibatkan kerusakan berat dan ringan.

Data BPBD mencatat di Kecamatan Kedungtuban kerusakan berada di Desa Tanjung ada satu rumah mengalami kerusakan berat. Rumah roboh tembok jebol dan genting rusak.

Sementara kerusakan ringan ada 10 orang. di Desa Kutukam, Kecamatan Randublatung kerusakan berat ada dua rumah utama roboh, tidak bisa ditempati,korban mengungsi kerumah kerabat. ''Sedangkan ada dua korban luka,  istri dan anak pemilik mengalami luka memar di kepala tertimpa kayu dalam perawatan sendiri," ungkap Agung tri   

Sementara kerusakan ringan ada 30 rumah. Seperti genting rusak kandang roboh dan ada dinding yang roboh.

Kemudian tim BPBD melaksanakan asesment dan pendataan serta pemantauan wilayah terdampak. Masyarakat membersihkan lingkunganya serta memperbaiki kerusakan masing2 secara mandiri. 

Sementara itu, Kapolsek Kedungtuban, Iptu Sujiharno mengungkapkan saat kejadian, Hujan deras disertai angin kencang melanda Dukuh Klampok Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora. 

"Sekira pukul 18.00 wib terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Pukul 18.20  hujan semakin deras dan angin tiba-tiba datang dari arah timur ke barat dan langsung menerjang rumah warga," kata Sujiharno. 

Akibat kejadian itu, sebanyak 10 rumah warga dilaporkan menjadi korban. Rumah tersebut masing-masing milik, Sadimin (46), Sari (47), Dasar (42), Wajib (55), Karnadi (41), Pahing (59), Wiro Darman (70), Agus (30), Jasmin (45), Ramijo (42) semuanya warga Dukuh Klompok Tanjung RT. 001/004 Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban. 

"Dua rumah milik sari roboh dan satu milik Sadimin juga roboh. Sisanya rusak genteng berhamburan dan teras rumah rusak," ujarnya (rome)

Posting Komentar

0 Komentar