Tolong Jangan Kucilkan Keluarga Kami!

Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, MSi didampingi Dirut RSUD R Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Endang Rukmiyati melakukan video call dengan para tenaga medis yang diisolasi mandiri di Hotel.

"Ungkapan mengharukan disampaikan oleh tenaga medis yang diisolasi di Hotel Mustika Blora, saat berkomunikasi lewat video call dengan Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, MSi"

Konferensi Pers Covid
BLORA, ME - Seperti biasanya, Posko Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dilaksanakan di lantai 2 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Dalam konferensi pers kali ini, Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman MSi, mengawali penyampaian informasi terkini, terkait penanganan Covid di Blora.

"Saat ini, sudah penuh semua tempat isolasi mandiri untuk para tenaga medis, dan warga yang positif terpapar Covid 19, di Klinik Bhakti Padma, telah terisi 25 kamar, kemudian untuk di Hotel - Hotel telah diisolasi untuk tenaga medis, 21 dokter dan perawat, nanti kita akan video call dengan tenaga yang diisolasi di Hotel Mustika Blora," papar Wakil Bupati Blora ini.

7 Zona Merah
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Blora, sudah dalam kondisi gawat darurat terkait penyebaran Covid 19. Pasalnya ada 7 Kecamatan yang telah dinyatakan sebagai zona merah.

"Tujuh Kecamatan telah terkonfirmasi dalam status merah yaitu Blora, Jepon, Kradenan, Kunduran, Jati, Cepu  dan Ngawen, kemudian zona oranye, adalah 5 Kecamatan, yaitu Banjarejo, Sambong, Kedungtuban, Randublatung dan Todanan, sementara untuk zona hijau, atau belum ditemukan kasus Covid 19, ada 4 Kecamatan yaitu, Kecamatan Japah, Tunjungan, Bogorejo dan Jiken, semoga tetap hijau," paparnya kembali.

Video Call Perawat
Saat dilakukan video call dengan tenaga medis yang diisolasi mandiri di Hotel Mustika Blora, Wakil Bupati meminta agar mereka tetap semangat, sabar dan berpikir positif, dan memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora, akan memberikan support dan fasilitas yang terbaik untuk mereka, karena mereka adalah garda terdepan dalam penanganan Covid 19 ini.

Saat dimintai harapannya, salah satu wakil meminta agar keluarganya tidak dikucilkan oleh masyarakat sekitar, selain itu juga menyampaikan terimakasih atas fasilitas yang diberikan oleh Pemkab Blora.

"Harapan kami, kami minta agar masyarakat tidak mengucilkan keluarga kami, tolong berikan semangat kepada kami, dengan tetap berkomunikasi dengan baik, dengan keluarga kami yang di rumah," ungkapnya dengan penuh keharuan.

Jamin Menu Bergizi 
Saat dikonfirmasi terkait menu untuk para tenaga medis yang berkembang di media sosial, yang dianggap tidak memenuhi standar gizi yang baik, dan terkesan asal, Direktur Utama RSUD R Soetijono, Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp. OG, menyampaikan telah melakukan evaluasi, dengan mengambil alih menu, yang akan disediakan sesuai dengan perencanaan gizi dari Rumah Sakit.

"Kami telah evaluasi dan ambil alih untuk pemberian asupan makanan bergizi, lengkap dengan vitamin dan obat - obatan untuk seluruh yang diisolasi mandiri, itu akan disediakan dari sesuau dengan program dari Rumah Sakit, bahkan teman sejawat dari Rumah Sakit sendiri saling memberikan makanan dan minuman untuk rekan - rekan yang menjalani isolasi mandiri, sebagai bentuk solidaritas dan rasa kebersamaan, doakan kami semuanya negatif dari Covid 19," tutupnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar