Mari Tata Kembali Ekonomi Saat Pandemik Covid 19

Panen pepaya dari komunitas petani organik Blora, upaya tetap semangat hidupkan perekonomian

Tetap Semangat Berebut Tempat
Oleh. Farid Darwanto

Farid Darwanto
Kembali Menata Usaha 
Banyak yang berfikir ulang untuk menata usaha yang lama menjadi rencana, karena virus corona belum sirna dari alam ini. Semangat untuk maju karena terhalang oleh rasa pesimis akan adanya pandemi yang melanda, namun harusnya berfikir lebih smart mencari solusi terbaik untuk keluar dari permasalahan yang sedang melanda.

Sepinya ekonomi yang mengahantui akibat dampak yang tengah terjadi mengakibatkan para pemodal menahan diri untuk menempatkan investasi. Berfikir ulang peluang yang masih bisa di manfaatkan atau ikut arus dalam kelesuan yang tengah membayangi setiap usaha.

Bagi mereka yang pandai melihat peluang lah yang kelak kan menjadi pemenang. Hal ini nampak seperti para pengusaha dulu bukan siapa-siapa, namun kini mempunyai omset yang luar biasa.

Permasalahan kesehatan yang belum jelas arah kebijakan yang tengah diambil pemerintah untuk mengatasi terus bertambahnya angka penderita virus covid 19 memunculkan spekulan bahwa pemerintah tengah gagal mengatasi permasalahan yang melanda negri. Kurangnya ketegasan sikap sehingga muncul anjuran yang sering berubah ubah membingungkan masyarakat smpai muncul #Indonesia Terserah.

Bangkitnya Perekonomian Daerah

Paling terdampak oleh virus ini adalah mereka yang berada di lingkungan perkotaan, yang mereka rata-rata menggantungkan dari hiruk pikuknya keramaian kota, memanfaatkan kesibukan menjual jasa kemudahan yang selama ini banyak dimudahkaan. Arena hiburan sebagai sekedar relaksasi pikiran ditengah carut marutnya kehidupan kota .

Usaha produksi UMKM banyak kita temukan di wilayah pinggiran bahkan desa dimana jauh dari wilayah kota berada. Mereka lebih survive dalam mengahadapi keadaan apapun karena sudah terbiasa jatuh bangun dalam membangun usaha.

Peramal ekonomi sudah banyak berpetuah akan solusi-solusi yang bisa di jalani untuk keluar dari ancaman resesi ekonomi yang mengancam negri. Perbankan mulai kehabisan stok cash tunai sebagai persediaan gelontoran kebutuhan bangsa untuk senantiasa ada dana menggerakkan roda ekonomi yang ada.

Ekonomi Kreatif Menjadi Solusi

Para petani sebagai pemegang produksi bahan makanan kita, walau harga porak poranda namun tak pernah gentar dengan usahanya. Sekedar mengeluh sebentar namun balik lagi dengan semangat yang menyala selalu tanpa henti. Semangat pantang menyerah seperti itulah yang mungkin bisa dijadikan sisi positif untuk senantiasa berjuang mencari peluang untuk kita perjuangkan sebagi pencarian jalan menghidupkan ekonomi kreatif yang bisa bertahan di tengah gempuran virus covid yang tengah melanda.

Seperti baru-baru ini kita mendengar munculnya aplikasi beli sayuran segar melalui aplikasi pertanian yang mungkin bisa di optimalkan, atau mengolah cabe yang tengah terjun bebas untuk di ubah menjadi bahan yang tahan untuk disimpan beberapa bulan.

Mari kita tata kembali untuk merajut mimpi, menata tempat untuk memulai berlari dari bayang-bayang pandemi yang tak tahu kapan kan normal seperti dulu lagi. (Frd/ME)

Posting Komentar

0 Komentar