Dinkes Blora Rapid Test OPD Teknis Lapangan

Seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja, dilakukan rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka, mengingat seringnya mereka bertugas di lapangan, termasuk anggota BPBD dan Petugas Dinrumkimhub Bidang Perhubungan Blora. (Rome)

"Dinas Kesehatan Kabupaten Blora tengah menggalakkan test cepat atau rapid test untuk percepatan penanganan Covid 19, kali ini di Organisasi Perangkat Daerah pelaksana teknis lapangan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Dinas Perumahan  Permukiman dan Perhubungan menjadi sasarannya,"

Djoko Sulistiyono
Kasat Pol PP
Rapid Test Serentak
BLORA, ME - Seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blora, satu per satu diambil sampel darahnya untuk menjalani uji cepat atau rapid test dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, yang dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Jepon. Dengan berseragam Alat Pelindung Diri lengkap, mereka memeriksa 71 anggota Polisi Pamong Praja tersebut, pada Jumat pagi, (29/5/2020).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blora, Djoko Sulistiyono kepada Monitor Ekonomi menyampaikan harapannya, semua berjalan dengan lancar dan negatif, atau tidak ada yang reaktif.

"Saya bersama seluruh anggota jajaran kami, ikut dalam rapid test ini, pasalnya ini penting, karena terkait dengan tugas kami yang terjun langsung ke lapangan, melayani masyarakat langsung, harus menjalani test ini, harapan kami semua baik, hasilnya negatif dari Covid 19" ungkapnya.

BPBD dan Dinrumkimhub Blora
Hadi Praseno
Kepala BPBD Blora

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora, Hadi Praseno, yang juga melaksanakan rapid test untuk anggotanya, di Kantor BPBD Blora pada hari yang sama.

"Saat ini anggota kami mendapatkan jadwal pelaksanaan rapid test dari Dinas Kesehatan, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk anggota OPD teknis yang bantak bertugas di lapangan, ada 27 anggota seluruhnya, namun ada 6 yang tidak bisa ikut, karena sedang bertugas di lapangan, penyemprotan cairan disinfektan di Kecamatan Jati, namun bisa ikut rapid test susulan," ujarnya.

Sementara itu, di Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan, di Kantor  Bidang Perhubungan, juga telah dilaksanakan rapid test untuk 50 pegawai, oleh Petugas Kesehatan dari Puskesmas Banjarejo, di bawah pimpinan dr. Dian Budi Utami.

"Rapid test ini adalah screening saja, meskipun hasilnya nanti reaktif belum tentu positif Covid ya, nanti akan kita tindaklanjuti dengan uji swab untuk mengetahui positif atau negatifnya seseorang terkena Covid 19 ini, jadi masyarakat tidak perlu panik, jika ada yang reaktif dari pemeriksaan rapid test ini, selanjutnya segera lakukan isolasi diri, untuk hasil berikutnya," paparnya kepada Monitor Ekonomi.

Lilik Hernanto
Kadinkes Blora
10 Pol PP Reaktif
Dari 271 orang yang menjalani rapid test serentak di 5 lokasi pada hari ini, Jumat (29/5/2020), sebanyak 16 orang dinyatakan reaktif, 10 diantaranya adalah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blora. Kepala Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto, SKM, MKes, saat dikonfirmasi oleh media, membenarkan adanya 10 anggota Pol PP Blora yang reaktif.

"Ya, memang hasil rapid test massal di lima titik, diketahui ada 16 orang reaktif, 10 orangnya anggota Pol PP Blora, karena memang tugas mereka banyak di lapangan dan kontak dengan berbagai orang, kontak dengan pedagang, pendatang sehingga mereka memang beresiko, makanya kita lakukan rapid test," ujarnya. 

Menghadapi situasi tersebut, Kepala Satpol PP Blora, Djoko Sulistiyono memohon doa pada masyarakat Blora, agar hasil uji swabnya negatif.

"Doakan anggota kami, agar nanti hasil swabnya negatif ya," ujarnya. (Rome) 









Posting Komentar

0 Komentar