GSB Giatkan Cegah Covid 19 Dan Bantuan Sosial

Aktifis Gerakan Sosial Bersama (GSB) kembali lakukan upaya pencegahan Covid 19 di Kecamatan Kunduran, dan di Desa Bakah dengan penyemprotan disinfektan, pembagian sembako, masker dan hand sanitizer untuk warga (Rome)

"Aktifis Gerakan Sosial Bersama (GSB) kembali giatkan upaya cegah Covid 19 dan salurkan 70 paket sembako di Kecamatan Kunduran, pintu masuk wilayah Kabupaten Blora"

Adit, Ketua GSB
Cegah Covid 19
BLORA, ME - Sebagai upaya nyata dalam penanggulangan penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Blora, puluhan pemuda pemudi yang tergabung sebagai relawan atau aktifis dari Gerakan Sosial Bersama (GSB), kembali melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan.

Disertai dengan himbauan kepada warga masyarakat untuk melakukan sosial distancing atau jaga jarak aman dalam berkomunikasi, dan penyerahan bantuan 120 paket sembako, hand sanitizer dan masker untuk warga di Desa Bakah, Kecamatan Kunduran, pada hari Minggu (5/4/2020).

Bantu Pemerintah
Adit, Ketua GSB mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh relawan, adalah sebagai bentuk upaya untuk membantu pemerintah dan masyarakat.

"Kami berupaya untuk membantu pemerintah dan masyarakat, dengan memberikan himbauan, sekaligus meringankan beban masyarakat akibat dampak dari wabah Corona ini, sebagai bentuk kepedulian kami, bersama dengan para donatur kami, yaitu pengusaha - pengusaha Blora, semoga bermanfaat bagi masyarakat Desa Bakah ini," paparnya kepada para awak media.

Apresiasi Camat dan Kades
Hartanto Wibowo

Camat Kunduran, Hartanto Wibowo menyambut baik, dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh para aktifis dari Gerakan Sosial Bersama atau GSB tersebut di wilayah Kunduran.

"Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari GSB ini, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk warga Kecamatan Kunduran, Desa Bakah dan sekitarnya," ujarnya.

Di saat yang sama, Kades Bakah, Pujianto juga mengungkapkan rasa terima kasih, warganya mendapatkan perhatian dari aktifis GSB Blora.

"Saya atas nama warga Desa Bakah
Pujianto
mengucapkan terimakasih atas perhatiannya, telah dibantu dalam penanganan virus Corona di Desa, serta bantuan paket sembako untuk warga kami yang terdampak," tandasnya.

932 Pemudik Diperiksa
Saat dikonfirmasi terkait pemantauan dan kesiapan dari Desa - Desa untuk menerima ledakan pemudik dari daerah pandemik virus Corona tersebut. Camat Kunduran, Tanto, panggilan akrabnya, menjelaskan kepada Monitor Ekonomi.

"Kunduran memang pintu gerbang untuk masuk wilayah Kabupaten Blora, maka pemantauan untuk para pemudik, sangat kami optimalkan, dengan mendirikan Posko Pemantauan Kesehatan di Pertigaan Gagaan, seluruh bus malam yang datang dari wilayah Jakarta, Bogor, Bandung dan sekitarnya, seluruhnya kami periksa kondisinya, sesuai data sampai 5 April 2020 ini, ada 932  pemudik dari wilayah Kunduran yang tercatat, nama dan alamatnya sejak Posko beroperasi, dua Minggu berjalan, Alhamdulillah, statusnya zero atau belum ada temuan terpapar Covid 19" paparnya.

Lettu Sugianto
Danramil Kunduran
Patroli Wilayah Kunduran
Danramil Kunduran, Letnan Satu, Sugianto mengungkapkan bahwa jajarannya bersama Polsek Kunduran dan Satpol PP Kecamatan Kunduran terus menggelar patroli pada malam hari, untuk menghimbau agar tidak terjadi pengerumunan massa di Warung - warung kopi, demi menjalankan social distancing.

"Kami setiap malam bersama Polsek dan Pol PP terus berpatroli ke warung - warung, menghimbau agar tidak bergerombol, lebih baik tinggal di rumah saja, karena ini untuk kebaikan kita bersama, pencegahan virus Corona ini, adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, aparat keamanan, namun masing - masing pihak punya tanggungjawab untuk mencegah penularan virus ini," tandasnya. (Rome)


Posting Komentar

0 Komentar