Az Zahir Pukau Ribuan Nahdliyin Muda

Ribuan Santriwan Santriwati para penggemar AZ Zahir ikut bernyanyi Sholawatan bersama di Ponpes Mamba'ul Huda Talokwohmojo, Ngawen dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan 100 Hari wafatnya Syaikhuna Mbah Kyai Haji Maimun Zubair, Kyai Khos NU (Rome)

Sholawat Nabi Muhammad SAW
BLORA, ME - Ribuan santriwan - santriwati muda hadiri perhelatan akbar bertajuk "Manbaul Qur'an Bersholawat", di lapangan Halaman Pondok Pesantren Manbaul Huda, Talok Wohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, pada Selasa malam, (24/12/2019). Majelis Sholawat itu diselenggarakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Manba'ul Huda Talok, didirikan oleh Romo Kyai Haji Sholeh Amin, dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus untuk berkirim doa 100 hari atas wafatnya, Kyai Haji Maimoen Zubair, yang akrab disebut Mbah Maimoen. Ulama khos dari Nahdlatul Ulama, sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, yang namanya sangat harum bagi umat muslim di Indonesia, bahkan hingga Dunia. Hal ini terbukti, dengan permintaan dari Ulama Besar Arab Saudi, yang meminta di makamkan di Mekkah, dimakamkan di Pemakaman Khusus para Waliyulloh.

Bupati Blora, Djoko Nugroho
Dihadiri Bupati Blora
Majelis Sholawatan tersebut, akan dipimpin langsung oleh Habib Syech Zaenal Abidin Assegaf, dengan diiringi Seni Hadroh modern Az Zahir dari Pekalongan, Jawa Tengah, yang sangat digandrungi oleh generasi muda Nahdliyin. Hal itu terbukti dengan atribut - atribut yang bertuliskan Syechermania, atau Az Zahir Mania. Ribuan pemuda pemudi itu dengan sabar menanti kehadiran Az Zahir. Turut hadir dalam Sholawatan tersebut, Bupati Blora, Djoko Nugroho, didampingi Wakil Bupati, Arief Rohman, MSi, Kepala Dinas Kominfo Blora, Sugiyono, dan Jajaran Muspida Blora. Dalam sambutannya, Bupati Blora mengapresiasi kegiatan keagamaan yang berlangsung dengan baik dan lancar di Blora.
"Malam ini, adalah malam Natal, kegiatan itu berlangsung dengan aman dan nyaman, untuk menjalankan Misa Natal, di sini kita juga berdoa kepada Allah SWT, dan Bersholawat Nabi, semoga kita selalu diberikan kemudahan, lancar rejeki, dan barokah - NYA untuk kita semua, Amin," ujarnya.

Az Zahir Tampil Memukau
Sekitar pukul 9.30 malam, hadirlah Habib Syech Zaenal Abidin Assegaf, dengan suara emasnya melantunkan nyanyian Sholawat Nabi Muhammad SAW, Manusia Paling Mulia di Dunia yang diciptakan oleh Allah SWT.
"Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, Kita harus tahu sejarah Nabi Muhammad dan keluarganya, termasuk untuk kaum perempuan harus bisa mengikuti dan mengenal ajaran dan sejarah  dari keluarga keturunan Nabi Muhammad, yaitu putrinya, Fatimah Az-Zahra mendapatkan syafa'atnya di Hari Yaumil Qiyamah nanti, kemudian diturunkan kepada para sahabat, Habaib dan para Kyai, sebagai pewaris ilmu dari Nabi Muhammad SAW," ujarnya.
Disepanjang penanpilannya, Az Zahir sangat dielu - elukan oleh penggemarnya, ribuan atribut yang bertuliskan Az Zahir, terus dikibarkan, termasuk bendera Nahdlatul Ulama, Organisasi Islam Ahlus Sunah Wal Jamaah terbesar dan tersolid di Indonesia, bahkan di Dunia. Habib Din, panggilan akrab menantu Habib Syech Lutfie Yahya, berpesan kepada generasi muda Nahdliyin untuk cinta pada Tanah Air, Negara Kesatuan Republik Indonesia,
"NKRI Harga Mati, adalah semangat dan jiwa NU, jangan mudah diajak oleh ajaran yang tidak jelas asal usulnya," tandasnya.


Tafakur Tahun Baru
Sementara itu, sebagai muhidhoh hasanah Kyai Haji Yahya Rozak berpesan, agar pergantian tahun baru dirayakan dengan berdzikir dan bersholawat.
"Mari kita berdzikir dan bersholawat untuk bertafakur, merenungi apa yang telah kita lakukan, dan apa yang kita lakukan untuk meningkatkan ibadah kita, karena Tahun Baru, berarti umur menjadi semakin pendek, kita persiapkan sebaik - baiknya, ibadah kita untuk kita pertanggungjawabkan kepada Allah SWT," pesannya kepada peserta Majelis Sholawat. Hingga pukul 12.30 dini hari, Majelis Sholawat Az Zahir ditutup dengan doa dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Yahlal Wathon, Mars Nahdlatul Ulama dan Syechermania. Hingga akhir acara Sholawatan tersebut berjalan dengan tertib dan aman, berkat kesiapsiagaan dari personil Banser, TNI dan Polri, serta Linmas Desa Talokwohmojo. (Rome).

Posting Komentar

0 Komentar