Pelatihan Keren Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo

Kerjasama dengan dunia perguruan tinggi untuk pelatihan pembuatan gel sanitizer

Buat Hand Sanitizer
SOLO –ME - Sebagai bagian dari berupaya keras dan berkesungguhan, untuk menjadi pelopor sekolah sehat yang terarah, terukur dan berkesinambungan, SD Muhammadiyah 1 Ketelan bekerja sama dengan Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi Solo melaksanakan program pengabdian masyarakat.

Salah satunya dengan melakukan pelatihan pembuatan Hand Sanitizer.  Hadir pada acara Dr. Jason Merari P, M.Si. MM, Apt, Dr. Wiwin Herdiwiani, Dr. Ika Purwidyaningrum, Fransisca Leviana, Yane Dila Keswari, Kepala Sekolah Hj. Sri Sayekti, M.Pd, perwakilan dokter kecil UKS dan Waka Kurikulum SW. Winarsi, Waka Humas Jatmiko serta mahasiswa semester 5 dan 7, pada Kamis (3/10/2019)

"Seperti inilah SD Muhammadiyah 1 Ketelan, ini bukan kali pertama berkolaborasi, bekerja sama dengan perguruan tinggi. Sebelumnya kami dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), baik fakultas pendidikan, kedokteran umum dan gigi, Stikes Aisyiah Solo program gizi. Semoga hari ini menjadi awal yang baik, karena bekerja sama sekolah ini terus diokembangkan, kami ingin memberikan manfaat yang bsae kepada masyrakat, terima kasih atas bimbingan Setia Budi," papar Kepala Sekolah, Sri Sayekti dalam sambutannya.

Mereka berhasil membuat gel sanitizer ramah lingkungan
5 Langkah Pembuatan
Sementara itu, Kelima mahasiswa Chorlenia Nindia Anggeliani, Sabila Alfa Nisa, Feby Febrianti, Yosi Adriana Christy, Vindy Puspita Sari, bergantian memberikan penjelasan kepada para siswa. Jason menuturkan, Ada lima langkah Pembuatan Gel Hand Sanitizer Ramah Lingkungan Pertama, Formula 1: Karbopol ditambah air suhu di mortir, di aduk, ditambahkan trietanolamin (TEA), ditunggu mengembang. Formula 2: HPMC ditambah air suhu kamar di mortir, diaduk, ditunggu mengembang. Kedua, Di dalam beaker glass, metil paraben dilarutkan dalam akuades yang telah dipanaskan hingga larut, kemudian dimasukkan ke dalam mortir yang berisi karbopol/HPMC yang sudah dikembangkan tadi. Ketiga, Minyak jeruk ditambah dengan gliserin (di beaker glass bekas metil paraben), lalu dimasukkan mortir. Keempat, Diaduk hingga terbentuk massa gel yang kental, jernih, dan homogen. Kelima, Dimasukkan dalam kemasan.

“Hand sanitizer yang mereka buat berbahan minyak jeruk, Karbopol, HPMC, Gliserin, Trietanolamin, Metil Paraben, dan Akuades ad, Hand sanitizer atau pembersih tangan salah satu cara membuat tangan bisa bersih dari kuman secara instan,” Ujar Dosen Fakultas Farmasi, Dr. Jason Merari P, M.Si. MM, Apt.

Salah satu dokter kecil, siswi kelas 4A Zalfaa Kamila Nur Faizah mengaku senang. Ketika musim flu maupun pilek melanda, kita mungkin menjadikan tisu dan pembersih tangan (hand sanitizer) sebagai tameng atau pelindung diri.

 “Senang sekali, Kebersihan tangan hal yang sangat penting diperhatikan karena muara bakteri yang masuk ke dalam mulut bersumber dari tangan kita,”tutupnya yang bercita-cita menjadi Dokter Spesialis Kandungan.

(Humas/nugie/me)

Posting Komentar

0 Komentar