Multiplier Efek Pembangunan Bandara Aryo Jipang Ngloram Bagi Blora

Gambar Rencana Induk pembangunan Bandara Arya Jipang - Ngloram di Cepu, Blora
Pembangunan Bandara Ngloram
Saat ini sudah lama ditunggu oleh masyarakat Blora, bagaimana perkembangan pembangunan Bandara Aryo Jipang di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Sesuai masterplan letak sisi udara di desa Ngloram dan sisi darat. Bandara Aryo Jipang adalah sebagian di Desa Ngloram, dan Desa Kapuan, tetapi akses jalan masuk berada di Desa Kapuan. Nantinya akses jalan masuk di integrasikan dengan Stasiun Kereta Api Kapuan, sehingga nanti diharapkan KA komuter maupun antar kota dari dan ke Surabaya-Jakarta/Semarang bisa berhenti di Stasiun Kapuan.

Stasiun Penunjang Bandara
Nantinya di Cepu ada dua pemberhentian Stasiun Kereta Api yaitu di Stasiun Cepu dan di Kapuan, ini seperti di Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol, di Semarang. Cepat atau lambat nanti Desa Ngloram, Desa Kapuan dan desa lainnya yang berdekatan seperti Desa Jipang, Gadon, Cabean, Sumberpitu, Getas, Kentong, Nglanjuk, Mulyorejo, Mernung dan Tambakromo  akan berkembang pesat dengan adanya Bandara Aryo Jipang-Ngloram.
Disini akan dijelaskan tentang latar belakang, maksud dan tujuan dalam penyusunan Rencana Induk Bandar Udara Aryo Jipang-Ngloram, Cepu, Kabupaten Blora.

Latar Belakang Reaktifasi
Sesuai dengan penyusunan Rencana Induk yang tersebut di atas, dapat diketahui latar belakangnya, yang diantaranya adalah mereaktifkan kembali Bandara Aryo Jipang-Ngloram guna menunjang dan mobilitas pertumbuhan ekonomi Blora seiring menggeliatnya pertambangan Migas di Wilayah Blok Cepu, juga jalan Blora-Cepu ditetapkan sebagai jalan Nasional dan Kecamatan Cepu ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) oleh Pemerintah Pusat. Pembangunan infrastruktur penerbangan di daerah merupakan wilayah terdepan dan terluar, dengan pembangunan, pengembangan dan pengaktifkan Bandara-bandara di Selatan Pulau Jawa.

Pelaksanaan Undang - Undang
Undang-undang No. 1 Tahun 2009 mengenai wajib mempunyai Rencana Induk Bandar Udara. Sedangkan maksudnya adalah untuk melakukan kajian/analisis kuantitatif dan kaualitatif seberapa jauh fasilitas Bandar Udara Aryo Jipang-Ngloram, Cepu dapat dikembangkan/dibangun guna mendukung serta mengantisipasi perkembangan sosial ekonomi di Kota Cepu (sebagai PKW) dan Blora serta sekitarnya. Sedangkan Tujuannya adalah pembuatan Rencana Induk Bandar Udara untuk menyiapkan Pedoman Perencanaan dalam rangka perumusan kebijakan pengembangan Bandar Udara Aryo Jipang-Ngloram saat ini dan dimasa akan datang sesuai kebutuhan pelayanan jasa angkutan udara.

Perlu Revisi Permen
Sambil membangun Bandara Aryo Jipang-Ngloram, maka dengan berjalannya waktu, Kementerian Perhubungan perlu merevisi PM 69 Tahun 2013 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional, karena Bandar Udara Aryo Jipang-Ngloram belum masuk dalam Rencana Induk Bandar Udara Nasional dan apalagi Bandar Udara Aryo Jipang-Ngloram juga belum masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Tetapi dalam PM 41 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas Bandar Udara, bahwa Bandara Aryo Jipang-Ngloram, Cepu, Kabupaten Blora masuk dalam Otoritas Bandara III Juanda Surabaya.

Penulis:
Ir. Djati Walujastono M.Eng.
Anggota Tim Reaktifasi Percepatan Pembangunan Bandara Aryo Jipang-Ngloram, Kec. Cepu, Kab. Blora.


Posting Komentar

0 Komentar