Hari Terakhir Tiga Bacabup Serahkan Form di PDIP


Foto : Kerahkan pertunjukan seni Budaya barongan Blora
"Memasuki hari terakhir untuk pengembalian form pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Blora, tiga pendaftar telah menunjukkan keseriusannya menjadi calon Bupati, total 10 bakal calon siap berebut rekom dari Ketum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri."
• Penjaringan Bakal Calon
BLORA, ME - Lalu Lintas jalan Nasional Blora - Cepu, tepatnya dari batas Kota Blora hingga Kantor DPC PDIP Blora, yang berjarak sekitar 100 - 200 meter, padat merayap, pasalnya ada rombongan kesenian barongan yang berjumlah ratusan berjalan, untuk mengiring bakal calon Bupati Blora, Ir. Djati Walujastono, M.Eng, mengembalikan form pendaftaran kepesertaannya, melalui DPC PDIP Blora. Djati, yang kakak kandung Bupati Blora, Djoko Nugroho, bertekad untuk maju menggunakan hak konstitusionalnya.

"Saya hanya ingin menjalankan hak saya sebagai warga Negara Indonesia, yang bebas untuk memilih dan dipilih, soal keluarga Pak Kokok kalo nanti ada yang maju, ya nanti saya akan mundur, intinya bisa dirembuklah, sekarang ini saya serahkan form pendaftaran untuk menjadi Bupati, biar nanti DPP yang menentukan kepada siapa rekomnya nanti diturunkan, kita serahkan kepada Yang Di Atas (Tuhan YME.red), mohon doa dan dukungannya," ungkanya kepada awak media.

Barongan Hibur Warga
Saat dikonfirmasi terkait rombongan barongan yang dibawanya, beserta puluhan becak, lengkap dengan berkaos merah. Ketua Dewan Riset Daerah Blora itu, menyampaikan keinginannya untuk melestarikan Seni dan Budaya Blora dan Nusantara.

"Ya, sengaja saya ajak mereka, sebagai upaya untuk melestarikan barongan Blora, sekaligus untuk menghibur warga, seperti yang njenengan lihat, banyak penggemarnya bukan? Dari ibu - ibu, bapak - bapak apalagi anak - anak mereka antusias melihat seni budaya asli Blora yaitu barongan, sekarang kan koreografinya bagus - bagus dan berkarakter, ada aksi - aksi salto, dan tariannya dari anak - anak kita sangat luwes, hebat sekali,," ungkapnya kepada Monitor Ekonomi.
Ketua DPC PDIP Blora, HM. Dasum mengaku sangat gembira, dan tergerak untuk "menyawer" dengan mengeluarkan sejumlah uang yang cukup besar dari dompetnya sendiri, sebagai tanda penghormatannya kepada seniman - seniman barongan Blora.

"Saya sangat senang, ada tampilan seni barongan, saat mengembalikan form pendaftaran dari calon, ini sangat berharga untuk kita tunjukkan, betapa besar dan kayanya seni Budaya Kita, nanti saya kirimi videonya ya," ungkapnya.

Disusul Dua Calon
Setelah Djati Walujastono, menyusul berikutnya, rombongan dari H. Edi Harsono, Ketua DPC Partai Hanura Blora, yang diwakili oleh Sekretaris DPC, Muhammad Anwar bersama rombongan, mengembalikan form pendaftarannya di DPC PDIP Blora, dan diterima langsung oleh HM Dasum dan Kuat Prihantoro.

"Saya mewakili Pak Edi Harsono, Ketua kami yang tidak bisa hadir karena sedang di luar Kota, masih ada kaitannya dengan pemilihan ini," ungkapnya.

Menjelang petang, datang rombongan dari Parsugin Rakisa SH, MH, Purnawiran Polri, asli dari Dukuh Blimbing, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, yang kini berprofesi sebagai Pengacara. Mengaku terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Blora, untuk membangun dan memajukan masyarakat Blora, terutama di wilayah perdesaan dan Desa dalam hutan.

"Blora memang berubah di kotanya, namun di perdesaan, masih banyak infrastruktur yang buruk, kemiskinan masih banyak, dan itu saya tahu, saat mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Perindo, meskipun belum berhasil, meskipun begitu, sebagai putra daerah saya terpanggil untuk tetap berjuang, dengan mencalonkan Bupati melalui PDIP," tandasnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar