Adat Perkawinan Komunitas Samin Diteliti Poltekkes Blora



Program Pengabdian Masyarakat
BLORA, ME - Dalam rangka melaksanakan program sosial sekaligus untuk penelitian dan pengembangan kesehatan masyarakat. Politeknik Tenaga Kesehatan, untuk Program Diploma 3 (D3) Akademi Keperawatan Blora, melaksanakan kegiatan sosialisasi pengabdian masyarakat, dengan mengunjungi 10 rumah tangga dari Komunitas Samin di Dukuh Belik, Desa Temurejo, Kecamatan Blora Kota, pada Jumat (6/9/2019). Menurut Koordinator Program Pengabdian Masyarakat tahun 2019 dari Poltekkes, Jarot yang didampingi oleh yang juga Dosen, kegiatan tersebut adalah untuk melihat langsung kondisi kesehatan masyarakat di lapangan.

"Program pengabdian masyarakat adalah untuk melihat kondisi real masyarakat kita, terutama komunitas Samin yang memiliki adat istiadat yang berbeda dengan masyarakat umumnya, dan hasil riset ini juga akan kami laporkan kepada Bappeda Blora," ujarnya.


Teliti Kesehatan Reproduksi
Jarot, yang juga Dosen itu, mengungkapkan materi yang diteliti dan disosialisasikan, yaitu terkait kesehatan reproduksi pasangan usia subur, hubungan suami istri dan pengetahuan kesehatan yang dimiliki oleh keluarga dari komunitas Samin tersebut.
"Kami berdiskusi dari hati ke hati, tentang hubungan pasangan usia subur mereka, bagaimana derajat kesehatannya, dan adat istiadat yang adiluhung dari Komunitas Samin, dan ternyata pengetahuan mereka tentang bagaimana kesehatan reproduksi, kesehatan saat hamil, dan kesehatan merawat anak mereka cukup tinggi, dan mengikuti apa yang diprogramkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten, seperti keluarga Mas Sutomo dan istrinya Siti Mapiah, mereka menggunakan jasa Bidan yang ada di Desa, tidak menggunakan dukun, saat hamil atau sakit, dan mereka juga sangat perduli dengan pendidikan anaknya, dan mereka bertekad menyekolahkan anaknya setinggi - tingginya," paparnya kembali.


Bantu Periksa Gratis
Dua Dosen dari Poltekkes Blora, Jarot Sugiharta
dan Siti Kistimbar usai kunjungan lapangan
di Dukuh Belik, Desa Temurejo, Blora
Dalam program tersebut, juga akan dilaksanakan bantuan pemeriksaan gratis, untuk mereka yang ingin memiliki keturunan.
"Kami akan bantu, membiayai pemeriksaan kesehatan reproduksi mereka, yang sudah lama ingin menambah anak atau memiliki keturunan, nanti akan kami soundingkan dengan Dokter Kandungan di Blora, semoga bantuan kami ini nantinya bermanfaat dan berhasil untuk mereka, dan kesimpulan kami dari kunjungan ini, ternyata derajat kesehatan mereka sudah cukup tinggi, berkat sosialisasi yang baik dari Kades dan perangkatnya, meskipun ada juga yang kurang sesuai, adanya rumah tangga sasaran yang salah, namun kami sangat terkejut, ada seorang ibu yang melahirkan empat anak, tanpa dibantu tenaga medis sekalipun, hanya dengan suaminya sendiri, apakah karena tidak punya biaya, atau memang itu keinginan mereka sendiri?" ungkapnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar