Padmasari Mestikajati: " Mama Berjuang Bantu Masyarakat Nak"



  
Padmasari Mestikajati
Politisi pilihan hidup
    Blora-ME, Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, adalah pepatah yang sangat cocok dialami oleh Padmasari Mestikajati, putri dari Bambang Sadono, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang juga Ketua Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Dapil Jawa Tengah, politisi senior yang terlahir dari Dukuh Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Saat berkunjung ke Blora, Bambang Sadono mengungkapkan keheranannya sekaligus kekagumannya pada putrinya yang akrab disapa Mbak Padma ini.
" Saya heran, anak saya ini Padmasari Mestika Jati bisa mengikuti jejak saya, terjun ke dunia politik, masuk menjadi Pengurus DPD Partai Golkar, dan pernah mencalonkan di pemilu yang lalu, tapi belum menang, dan itu tidak menyurutkan niatnya untuk tetap masuk di dunia politik, kali ini dipercaya untuk jadi anggota DPRD Propinsi lagi melalui Partai yang sama, Partai Golkar," ujarnya.


Kontribusi Wakil dari Blora
   Ibu dari dua anak kembar inipun mengakui atas ketertarikannya pada dunia politik, sebagai bentuk perjuangan untuk mengabdi kepada masyarakat.
" Sejak Bapak (Bambang Sadono) tidak jadi DPRD Jateng, dan menjadi anggota DPD RI, kontribusi Wakil Rakyat kita untuk Blora, sepertinya tidak terasa, oleh karena itu saya harus bisa mengubah ini," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi terkait program - program strategisnya.
" Sesuai temuan saya di lapangan, dan mendengar laporan warga, Blora selalu mengalami kesulitan air saat musim kemarau, saya berusaha membantu daerah di desa- desa yang mengalami kesulitan air, lebih dari 200 tangki kami salurkan, untuk membantu pemerintah," paparnya.
Disamping penanggulangan bencana kekeringan, pelayanan untuk perempuan dan anak juga menjadi perhatiannya. Peningkatan pelayanan kesehatan dan sarana prasarana Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) yang disasarnya.


Peduli perempuan dan anak
   Dalam bidang kesehatan masyarakat, upaya pemerintah Blora untuk menanggulangi stunting atau anak kerdil, menjadi isu utama yang harus diselesaikan, termasuk Calon Legislator dari Partai Golkar ini, sesuai temuannya di lapangan saat berkunjung ke desa - desa.
" Masalah stunting harus bisa diselesaikan bersama, saya berpikir untuk membantu pengadaan USG untuk Puskesmas - Puskesmas, agar ibu - ibu bisa dicek kehamilannya yaitu kondisi bayi dan ibunya juga harus selalu sehat dengan makanan yang bergizi, dan di Posyandu harus bisa memberikannya juga, makanan tambahan untuk anak - anak secara berkelanjutan, misalnya susu dan lainnya, tidak asal kenyang, tapi gizinya harus berimbang, kemudian untuk pendidikan anak usia dini, fasilitas gedung dan sarana bermain anak masih minim, saya menemukan ada PAUD yang masih berlantai tanah, ini jelas tidak sehat untuk anak, dan kami akan bantu," ungkapnya lagi.


Ijin anak kampanye
Aktif gelar konsolidasi dengan Pengurus Desa Partai Golkar
   Menjadi seorang politisi memang membutuhkan energi, sekaligus pengorbanan yang besar. Ibu dari si kembar Bagas Satria Negara dan Brata Satria Negara, menyampaikan harus bisa memberi pengertian kepada buah hatinya, tentang tugasnya sebagai politisi.
" Saya selalu pamit pada anak-anak kalau akan pergi kampanye atau kegiatan Partai, aku sampaikan pada mereka, bahwa Mamahnya sedang berjuang untuk membantu masyarakat, Alhamdulillah mereka mengerti dan ikhlas mendukung saya, bahkan mereka suka Tanya saat liburan, nggak ke Blora Mah..nggak bantu air dan seterusnya," ungkapnya.
Beruntung sekali, seluruh keluarganya ikut mendukung, termasuk anak - anaknya, yang ternyata juga memiliki bakat otodidak menari tradisional, dan mendalang.
" Ya anak saya memang punya bakat seni, turun dari eyangnya, sudah sering juga pentas, saya bangga sekali sama mereka," ujarnya. (Rome)

Posting Komentar

0 Komentar