Dharma Wanita DPUPR Blora Bertekad Entaskan Kemiskinan Keluarga

Program pengentasan kemiskinan
Blora - ME, Terpacu atas himbauan Bupati Blora, Djoko Nugroho, terkait peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk turut serta dalam mensukseskan program pengentasan kemiskinan yang ada di Kabupaten Blora, Ibu - ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang ( DPU-PR ) Kabupaten Blora, segera menanggapi dan bergerak dengan mengadakan rapat, guna menyikapi himbauan Bupati tersebut. Pada bulan Januari dimulailah menjalankan program tersebut. Program pengentasan kemiskinan itu dilaksanakan pada salah satu keluarga miskin di Dusun Gulingan, Desa Tempurejo, Kecamatan Blora.

Ketua Dharma Wanita Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Kab. Blora, Pipit Samgautama Karnajaya
Bantu keluarga miskin
Keluarga miskin yang sangat perlu bantuan tersebut, bernama Ibu Murni, saat rombongan Dharwa Wanita dari DPU-PR bertandang di kediamannya, Ketua Dharma Wanita DPUPR Blora, Pipit Sam Gautama menyampaikan, bahwa Organisasinya akan mendampingi program pengentasan kemiskinan, dengan usaha membuat produk - produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
" Kami dari Ibu - ibu Dharma Wanita Dinas PUPR Blora, tergerak untuk membantu Ibu Murni, dengan mengajak membuat produk - produk umkm, dengan memberikan peralatan, pelatihan dan pendampingan, hingga pemasaran produk - produknya, jadi ini diharapkan bisa berkelanjutan," ungkapnya menjelaskan tujuan pendampingan itu.

Beberapa produk dari program pengentasan kemiskinan
binaan DPUPR Blora
Launching produk bantuan
Upaya dari Ibu - ibu Dharma Wanita DPUPR Blora untuk membantu peralatan, pelatihan pendampingan, pendanaan dan penjualan, kepada Ibu Murni, itupun membuahkan hasil. Buah manis ketulusan dan kerja keras itu berhasil, pada bulan Februari (26/2/2019), launching produk UMKM, bantuan untuk program pengentasan kemiskinan tersebut dilaksanakan, di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR). Kepala Dinas DPUPR Blora, Ir. Sam Gautama Karnajaya, MT sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Organisasi Dharma Wanita di jajarannya.

" Kami sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh Ibu - Ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Dinas PUPR Blora, dalam membantu sesama untuk mengentaskan kemiskinan di Blora sesuai himbauan Bapak Bupati, agar OPD turut berperan aktif menyelesaikannya," paparnya saat membuka launching produk UMKM buatan Ibu Murni.

Pemasaran jadi perhatian
Rupanya, bantuan yang diberikan oleh Ibu - ibu Dharma Wanita DPUPR, dibawah pimpinan organisasi tersebut, Ibu Pipit Sam Gautama, tidaklah main - main. Kepada Monitor Ekonomi terungkap program pengentasan kemiskinan itu harus berhasil dengan baik.
" Setelah kami berikan peralatan, pelatihan dan pendanaan modalnya, kami juga masih mendampingi untuk pemasarannya, karena kami tahu, biasanya mereka bisa membuat produk, namun untuk pemasarannya mereka masih bingung, akhirnya kami bantu lagi pemarannya melalui online dan penjualan langsung," paparnya.

Terbukti pada bulan Maret pemasaran produl tersebut mulai terjual. Dengan harga sebesar Rp 30.000 hingga Rp. 50.000 per item produk.
Dampak dari usaha tersebut bisa menopang ekonomi keluarga Ibu Murni, serta mampu menyelesaikan permasalahan hutangnya ke rentenir, yang bunganya mencekik leher itu.

" Alhamdulillah, kami ucapkan banyak - hanya terima kasih pada Ibu Pipit dan Ibu - ibu Dharma Wanita lainnya, yang sudah membantu kami, membimbing dan menjual produk kami, hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan dan bisa melunasi hutang kami, sekali lagi terima kasih," ungkapnya dengan penuh keharuan dan kegembiraan.

Kepala Dinas PUPR Blora, Ir. Sam Gautama Karnajaya
berfoto bersama Jajaran Pengurus Dharma Wanita DPUPR Blora
Bertekad lanjutkan program
Sesuai dengan kerja keras itu, hasil tidaklah mengecewakan. Oleh karena itu, Ibu - ibu Dharma Wanita DPUPR Blora, bertekad akan melanjutkan program pengentasan kemiskinan tersebut. Dan saat ini mengajukan proposal bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ketua Dharma Wanita DPUPR Blora, Pipit Sam Gautama mengungkapkan akan meningkatkan terus program tersebut, untuk menolong lebih banyak keluarga miskin yang ada di Blora. Dengan menggandeng Baznas.

" Saat ini kegiatan sosial bantuan kepada masyarakat miskin, murni menggunakan iuran anggota kami, Ibu - ibu Dharma Wanita DPUPR, sehingga sangat terbatas orang miskin yang dapat kami bantu, untuk mengembangkan program pengentasan keluarga miskin lebih banyak lagi, kami akan mengajukan proposal bantuan kepada Baznas Daerah yang juga mempunyai konsen dalam menolong perekonomian keluarga miskin lainnya," paparnya.

Produk pengentasan kemiskinan
Untuk oleh - oleh khas Blora terbaru, berikut harganya yang terjangkau untuk masyarakat.

+ Brambang Goreng Daun Kelor  BrambangGO!! rasa original, gurih, pedas.. Harga Rp. 20.000 netto 100 gram

+Teri Goreng Campur Brambang Goreng dan Daun Kelor alias TeriGO!! dengan rasa original, gurih, pedas dan pedas sekali Harga Rp. 35.0000 netto 100 gram

+ Bumbu Kacang, Bumbu Pecel, Bumbu Multiguna, Serbaguna Rasa Ndeso, SateGO!! Rasanya persis Sambel Pecel Mbaj Jito, Legenda Pecel Blora Harga Rp. 20.000 netto 250 gram, tersedia dalam bentuk kepyur gula pasir atau kempel gula jawa.

+ Kripik Brownies

+Adinda, coklatnya terasa kriuk Rp. 15.000

Dikemas apik dalam dus dan tas cantik..
Pesan di wa.me/6281228684299
Kunjungi toko kami di Jalan Camar 5 no 34 Perumas Katangjati Blora

Posting Komentar

0 Komentar