H. Anif Mahmudi: Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tetap Berjalan

H. Anif Mahmudi, S.Kep, M.Si
Dari Kades Ke Legislatif
Blora-ME, Jalan pengabdian masyarakat memang dinamis dan penuh dengan warna, seperti yang dialami oleh mantan Kepala Desa Bogorejo, H. Anif Mahmudi, S.Kep, M.Si saat menyampaikan latar belakang dirinya untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blora untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi empat kecamatan, yaitu Blora, Jepon, Jiken dan Bogorejo, yaitu keinginan untuk mengembangkan  karirnya di tingkat Kabupaten.  Terdaftarnya namanya di deretan Caleg Dapil 1 Partai PDIP menjadi bukti dirinya serius melanjutkan visi-misinya untuk menyejahterakan masyarakat Blora dibidang pelayanan dan kesehatan, dengan modal pengalaman dilapangan dibidang kesehatan dan birokrasi menjadi dirinya lebih optimis mewujudkan apa yang diimpikan tersebut.

Karier Gemilang di Kesehatan Masyarakat
30 Tahun pengalaman yang dimilikinya,  meliputi 24 tahun didunia kesehatan yakni 17 tahun menjadi wakil kepala bagian UGD, 4 Th di ICU dan 3 tahun diperawatan anak, ditambah pengalamanya di birokrasi sebagai Kepala Desa  kurang lebih 5 tahun di Desa Bogorejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora, di bidang ekonomi kerakyatan, pernah menjabat sebagai Ketua Koperasi RSUD Blora (2010 - 2015), menambah motivasi baginya untuk maju menjadi Calon Legislatif DPRD Kabupaten Blora. Keinginan terbesar H. Anif Mahmudi, S.Kep, M.Si yakni mengembangkan karir dan menyejahterakan masyarakat dibidang kesehatan, dan pelayanan masyarakat Desa Bogorejo, saat menjabat selama 5 tahun, perkembangan infrastruktur Desa Bogorejo telah banyak yang berubah, pavingisasi dan jalan rabat beton, talut yang dibiayai dari Dana Desa, berhasil dilaksanakan hingga akhir jabatannya, perkembangan ekonomi warga juga meningkat, selain itu pelayanan birokrasi desa telah berubah, lebih cepat dan mudah, adalah pengalaman yang dimilikinya selama ini, saat menjadi Kepala Desa Bogorejo.
" Alhamdulillah saya tidak meninggalkan masalah di Desa, pengganti saya tinggal melanjutkannya dengan mudah," ungkapnya. Ia mengungkapkan motivasi yang mendorong dirinya terjun didunia politik bukan semata-mata untuk keluarga, Justru motivasi terbesarnya ialah untuk mengabdi kepada masyarakat Blora. Ia mengaku tahu persis kebutuhan masyarakat dari pengalaman - pengalamannya di lapangan tersebut.

H. Anif Mahmudi, S.Kep, M.Si
Pengalaman Birokrasi Pemerintahan Desa
H. Anif Mahmudi, S.Kep, M.Si mengungkapkan birokrasi desa sekarang tidak sesederhana dahulu sebelum tahun 2014
“ Birokrasi desa sekarang tidak sesederhana birokrasi dahulu sebelum 2014, yang hanya pelayanan saja. Pemerintah desa mulai dibebani manajemen desa, seperti adanya dana desa dan lainnya, hal ini juga sebagai sumber pembelajaran saya,” Ungkapnya
Menurutnya politik tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat, bukan mencari masalah, dengan dasar tersebut ia bersedia masuk didunia politik. PDIP menjadi sandarannya  untuk menuju Blora sejahtera.

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tetap Berjalan
Saat dikonfirmasi terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya, Caleg dari PDIP dengan nomor 11 ini menjawab, " Apabila terpilih tetap akan menjalankan profesi saya yaitu memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, karena ini adalah profesi mulia, dan tidak melanggar aturan, disamping itu keluarga juga mendukung, saya dikaruniai 3 anak, yang pertama sudah berkeluarga, kemudian ada 2 anak saya yang menempuh pendidikan di jalur kesehatan seperti saya, S1 Keperawatan dan Kuliah di Kedokteran Semester 7," ujarnya. "Untuk itu kami mohon doa restu dan dukungannya kepada kami sekekuarga, jangan lupa pilih Partai Nomor 3 PDI Perjuangan, Dan Nomor urut paling akhir 11, H. ANIF MAHMUDI, S. Kep. M.Si., Insya Allah kami akan menjalankan amanah  dengan sebaik-baiknya, dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab, sesuai dengan aturan dan perundang- undangan, dengan niat yang baik, membangun bangsa dan Negara pada umumnya, dan Blora pada khususnya," tambahnya, menutup wawancara, karena harus melayani warga yang sakit di rumahnya, di Desa Ketringan.(Tim/me)

Posting Komentar

0 Komentar