Porsadin Ke - 8 Blora
BLORA, ME - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tahun 2026 usai sudah digelar . Di tengah hiruk-pikuk itu, ada satu sosok yang sudah tidak asing lagi, wara-wiri di setiap gelaran Porsadin Blora: Cuk Suwartono, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Blora.
Bagi Pak Cuk, panggilan akrabnya mengarakan, Porsadin bukan sekadar seremoni dua tahunan. Ini soal wahana yang menggali potensi bakat putra-putri di Madrasah Diniyah, mencakup kegiatan akademik, seni, dan olahraga sekaligus.
Pelaksanaan Porsadin ke-8 menurut Cuk berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Salah satu yang paling mencolok adalah hadirnya dukungan dari Anggota DPR RI Eva Monalisa, plus keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian acara — kombinasi yang menurutnya memberi warna baru bagi Porsadin Blora.
Digarap Dengan Serius
Soal skala kompetisi, Porsadin VIII digarap serius. Ada 16 cabang lomba yang dipertandingkan tahun ini, jauh lebih banyak dibanding era-era awal Porsadin. Namun bagi Cuk, jumlah cabang lomba itu bukan tujuan akhir.
Ia menegaskan Porsadin tidak melulu soal siapa yang jadi juara, tapi lebih pada bagaimana ajang ini bisa menjadi sarana menggali potensi sekaligus melatih jiwa sportivitas para santri.
Porsadin VIII tahun ini sendiri mempertandingkan 16 cabang lomba, meliputi bidang akademik, seni, dan olahraga. Ketua DPC FKDT Blora berharap ajang dua tahunan ini, kembali melahirkan santri-santri terbaik yang mampu mengharumkan nama Blora.
Mengingat pada Porsadin 2024, perwakilan Blora berhasil melaju hingga tingkat nasional dan meraih juara II. Tahun ini, jenjang berikutnya menanti di tingkat Jawa Tengah yang akan digelar 9 Oktober di Kabupaten Tegal. Cuk berharap santri-santri Blora bisa kembali mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional, melanjutkan tradisi yang selama ini dijaga FKDT setiap dua tahun sekali. (Gus/me)










0 Komentar