IKLAN

Iklan Banner

Petenis Yunior Blora Bakal Dilatih Program Riset UNY

Bupati Arief Dorong Petenis Cilik Blora kuasai 'Acentos Method' UNY

Penelitian Dan PKM UNY
BLORA, ME - Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, mengapresiasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sekaligus penelitian yang dilakukan Universitas Negeri Yogyakarta, yang salah satunya melalui pembinaan untuk potensi olahraga tenis lapangan di Kabupaten Blora. 

Adapun program yang diselenggarakan tersebut, berupa Pelatihan Implementasi Model Latihan Forehand dan Backhand Groundstroke Berbasis Acentos Method, untuk Peningkatan Konsistensi bagi Petenis Usia 8–12 Tahun Kabupaten Blora, yang digelar melalui kerja sama UNY,  berkolaborasi dengan Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengkab Pelti) Blora.

Dengan dihadiri puluhan petenis anak-anak, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Blora, pada Jumat (15/5/2026) di Lapangan Tenis Pendopo Kabupaten Blora. Turut hadir Ketua Pengkab Pelti Blora Eko Rubiyanto, serta Tm Peneliti UNY yang dipimpin Prof. Dr. Ngatman, 

UNY laksanakan riset untuk penimgkatan kemampuan atlet tenis lapangan yunior Blora

Apresiasi Bupati Blora
Dalam pidato pengarahannya Bupati Arief Rohman, menyampaikan apresiasinya kepada Tim Akademisi UNY, yang telah menghadirkan kegiatan berbasis riset untuk mendukung pembinaan olahraga di Kabupaten Blora.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Tim Guru Besar UNY, ini Pak Ngatman dan rombongan yang sudah melaksanakan banyak kegiatan di Kabupaten Blora,” kata Bupati.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi dengan Perguruan Tinggi, dalam menghadirkan inovasi yang langsung dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Dan ini tadi disampaikan, ini adalah salah satu bentuk konkret, nyata dari hilirisasi hasil penelitian akademis di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Blora,” ujarnya.

Potensi Petenis Yunior
Bupati juga menilai bahwa potensi olahraga tenis di Kabupaten Blora cukup besar, terutama dari kalangan anak-anak yang memiliki minat terhadap olahraga tersebut.

“Kita tahu bahwa potensi anak-anak kita yang hobi tenis ini, di Blora lumayan bagus, lumayan banyak, sehingga kami berharap nantinya dari penelitian ini, dengan metode ini, akan menghasilkan suatu rekomendasi atau suatu hasil yang bisa meningkatkan prestasi anak-anak kita,” ungkapnya.

Menurut Bupati, pendekatan ilmiah dalam pembinaan olahraga, menjadi hal penting untuk meningkatkan kualitas atlet sejak usia dini.

“Bagaimana di penelitian ini, tadi disampaikan tentang sentuhan sports science, terus kemudian mungkin nanti soal kemampuan membaca arah bola, kecepatan mengambil keputusan, terus ketepatan teknik pukulan, dan juga bagaimana mengevaluasi permainan anak-anak ini. Tentunya ini adalah aspek-aspek yang nanti akan diteliti,” ujarnya.

Petenis Yunior Blora akan mengikuti pelatihan dari program pengabdian masyarakat dan untuk penelitian UNY 

Atlet Harus Manfaatkan
Ia juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar ilmu dan metode latihan yang diperoleh dapat meningkatkan kemampuan bermain tenis.

“Dan muaranya adalah meningkatkan prestasi untuk anak-anak kita. Semoga ini dari generasi ini yang sudah dilakukan pembinaan, nanti akan menghasilkan bibit nggul untuk nanti berprestasi di tingkat regional, di tingkat nasional, maupun di tingkat internasional,” tambahnya.

Di saat yang sama, Ketua Tim PkM dan Penelitian UNY Prof. Dr. Drs. Ngatman,  menjelaskan bahwasannya latar belakang kegiatan ini, merupakan salah satu program hilirisasi hasil penelitiannya.

"Dengan harapan dari hasil atau temuan model latihan baru ini, nanti bisa dipakai sebagai salah satu alternatif, untuk memberikan pelatihan dalam penanaman teknik dasar yang benar dalam bermain tenis, khususnya untuk teknik forehand dan backhand groundstroke,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah UNY, untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora, termasuk dalam rencana pembukaan program studi di luar kampus utama UNY.

“Kemudian yang kedua, memang kewajiban kami dalam hal ini UNY, karena salah satu programnya adalah memobilisasi beberapa kegiatan yang ada di UNY, sehubungan dengan akan dibukanya program studi di luar kampus utama UNY di Kabupaten Blora, dengan harapannya kegiatan-kegiatan yang berbasis pada pengabdian bahkan nanti baksos di Kabupaten Blora,” pungkasnya. (Hms/Adv/me)

Posting Komentar

0 Komentar