Bupati Arief Rohman resmikan operasional Gedung Nusa Indah di RSUD R. Soetijono Blora, sebagai rangkaian peringatan HUT RSUD tersebut yang ke- 76 tahun
Gedung Nusa Indah
BLORA, ME - Bupati Arief Rohman meresmikan gedung perawatan baru berkelas premium bak hotel di RSUD dr. R. Soetijono Blora yang diberi nama Gedung Rawat Inap Nusa Indah, peresmian itu dirangkaikan dengan Perayaan Ulang Tahun yang ke - 76, pada minggu pagi ini (25/4/2026).
Peresmian dilakukan secara langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dengan pemotongan pita secara simbolis dengan didampingi forkopimda, serta jajaran direksi RSUD dr. R. Soetijono, turut hadir Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Perwakilan Kepala OPD, dan keluarga besar RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Usai diresmikan Bupati Arief bersama seluruh rombongan, melanjutkan dengan mengecek kondisi masing - masing kamar yang tersedia pada Gedung Nusa Indah, yang memberikan fasilitas kelas premium bak hotel, seperti kamar President Suite, VVIP dan VIP.
"Saya mewakili Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Blora, mengucapkan Selamat Berulang Tahun ke - 76 Tahun, semoga semakin matang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat." ujar Bupati dalam sambutannya.
"Dalam acara ini kami juga meresmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah, dimana diruang ini ada kamar kamar satu president Suite, dan 6 kamar VVIP dan VIP," imbuhnya.
Peningkatan Kapasitas dan Kualitas
Menurutnya pada peresmian Gedung Rawat Inap Nusa Indah ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan mutu layanan rumah sakit.
"Saya berharap gedung ini dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien, sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal," harapnya.
Selanjutnya, juga dilakukan penyerahan satu unit mobil Ambulance PSC 119 dari Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Edi Widayat kepada Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, Puji Basuki. Ambulan tersebut merupakan bagian dari upaya dalam memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan.
Dengan adanya tambahan armada ini, diharapkan respon terhadap penanganan kondisi darurat masyarakat dapat semakin cepat, tepat, dan terintegrasi.
"Semoga dengan penunjang fasilitas yang ada ini semakin memberikan respon dan pelayanan lebih baik kepada masyarakat, matur nuwun atas dedikasi panjenengan. Ke depan, saya berharap RSUD ini terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.
Menuju RSUD Mandiri
Di saat yang sama, Dirut RSUD R. Soetijono dr. Puji Basuki, mengatakan pada ulang tahun ke 76 ini, mengambil thema yaitu "Pelayanan Prima menuju Rumah Sakit Mandiri dan berdaya saing, dengan tujuan dimana pada kondisi saat ini, adanya efisiensi dari seluruh jajaran pusat ataupun daerah termasuk anggaran untuk rumah sakit.
"Kami berkomitmen terus memberikan semangat dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, tentunya mutu yang sudah kita bentuk atau yang sudah kita implementasikan ini, belum mencapai target yang sesuai harapan kita semuanya. Namun saya terima kasih kepada seluruh bapak ibu semua, yang hari demi hari pelayanan semakin membaik walaupun masih banyak yang perlu kita tingkatkan terutama dari sisi pelayanan," terangnya.
Sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait upaya pelayanan pasien BPJS Kesehatan yang telah dinon aktifkan, akibat efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Kepala Sub Bagian Perencanaan Program dan Keuangan, Aminudin menyampaikan bahwa RSUD R. Soetijono akan tetap melayani dengan sebaik - baiknya, sesuai ketentuan yang berlaku.
"Tetap kami upayakan untuk bisa kami layani dengan sebaik - baiknya, dan terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, masyarakat tidak perlu panik, tetap kita layani, kita cek barangkali namanya masih masuk dalam pembiayaan, jadi tidak perlu takut dan panik, kita tetap koordinasikan dengan instansi terkait," ujarnya. (Rome)










0 Komentar