Antisipasi Lonjakan Covid Blora Jios!

Gubernur Ganjar tinjau tenda BPBD Blora untuk antisipasi lonjakan Covid 19

"Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo,  didampingi Bupati Blora, Arief Rohman,  meninjau RSUD. dr. Soetijono Blora, mengecek kondisi tempat tidur yang ada dan kelengkapan penunjang lainnya guna menghadapi lonjakan kasus Covid-19" 

Bupati Arief (tengah) dampingi Gubernur Ganjar tinjau kesiapan RSUD R Soetijono Blora antisipasi lonjakan Covid 19 Blora

Kunjungan Kerja Gubernur
BLORA, ME - Respon cepat Pemkab Blora yang dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman dinilai Gubernur Ganjar Pranowo sangat cepat dan responsif. Hal itu diungkapkannya saat meninjau beberapa Rumah Sakit rujukan Covid dan tempat isolasi terpusat di Blora, untuk menangani lonjakan kasus Covid-19. Termasuk dalam menyiapkan sarana dan prasarana kesehatan.

“Blora menurut saya bagus dan bisa menjadi contoh daerah lain, kemarin ada problem soal oksigen, Pak Bupati langsung telepon (produsen) di Gresik menggunakan channelnya sendiri, Alhamdulillah 2,5 ton sudah dikirim untuk Blora,” kata Gubernur.

Gubernur juga meninjau Rumah Sakit yang menjadi rujukan pasien Covid 19, menurutnya kembali, respon rumah sakit di Blora dalam mengantisipasi lonjakan kasus juga dinilai cepat dan tanggap.

“Sekarang mulai merah zonanya, antisipasi di rumah sakitnya cepat. Bahkan sudah disiapkan tenda pasien, saya kira forkopimdanya semuanya bekerjasama dengan bagus” lanjutnya, saat meninjau tenda darurat BPBD di halaman belakang RSUD Blora.

Gubernur Ganjar nilai antisipasi dalam penanganan Covid di Blora responsif dan cepat

Antisipasi Lonjakan Covid
Pemkab Blora telah mengantisipasinya, Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit sebesar 80, ditambah menyediakan tenda dan memanfaatkan gedung yang ada di sekitarnya seperti dari Poltekes untuk isolasi apabila nanti terjadi lonjakan kasus.

Kemudian, untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, Gubernur juga mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang sudah melakukan rekrutmen perawat dan relawan, kerjasama dengan Poltekkes.

"Ini oksigen beres, kemudian tempat tidur sudah beres, untuk rekrutmen perawat telah dilakukan, yang menjadi kendala adalah tenaga dokter. Untuk dokternya nanti kami support dari provinsi. Cara-cara ini bisa kita jadikan sebagai sarana untuk antisipasi,"  Gubernur.

Bupati Sampaikan Terimakasih
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan rasa terimakasihnya atas  perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Langkah-langkah cepat dan antisipatif akan selalu diupayakan Pemkab Blora dalam menangani Covid-19, terlebih Blora saat ini memasuki zona merah.

“Terimakasih Pak Gubernur atas dukungan dan masukannya, kami dari Pemkab Blora akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan dari Pak Gubernur. Kami juga akan berupaya secara giat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan, termasuk mengoptimalkan pelaksanaan PPKM Mikro dan Jogo Tonggo. Upaya antisipatif akan terus kami lakukan, termasuk dengan memastikan ketersediaan tempat tidur dan sarana pendukung lainnya” ungkap Bupati

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah , Dr. Yulianto Prabowo M.Kes, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Dandim 0721 Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi dan Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edi Widayat dan OPD terkait. (Tim Pro/Me)

Posting Komentar

0 Komentar