Perkuat Transparansi dan Aspirasi Musdus Digelar

Musyawarah Dusun digelar sebelum digodok di tingkat Desa Sumber
Musyawarah pra Musrenbangdes
Blora-ME, Dalam rangka menyerap aspirasi warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Pemerintah Desa setempat menggelar musyawarah dusun di 8 Dusun selama 3 hari berturut - turut (17 - 19/1/2019), dari 13 dusun di wilayah Desa Sumber yang sangat luas ini. Dalam sambutannya Bashori, sebelum memulai musyawarah dusun di kediaman perangkat desa setempat di Dusun Jambirejo, mengungkapkan, bahwa pelaksanaan musdus, musyawarah tingkat dusun adalah upaya untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan per dusun, sebelum nantinya di bawa ke Musrenbangdes.
" Silahkan apa yang menjadi usulan ke dusun agar disampaikan saja, agar bisa dilaksanakan dan dianggarkan di APBDes tahun 2019," ujarnya.

Aspirasi warga disampaikan
Melihat kesempatan itu, Badri, wakil dari pemuda, menyampaikan beberapa usulan dan pertanyaan kepada Kades beserta jajaran perangkatnya, usul pertama adalah mengharapkan infrastruktur perkerasan jalan masuk lorong dukuh, kedua drainase di Rt 3, sebab rumahnya beserta warga sekitarnya, yaitu RT 3, yang selalu banjir bila turun hujan deras, akibat dari limpasan air dari RT 2, yang terletak lebih tinggi.
"Kami minta agar nanti dibangunkan drainase sepanjang kurang lebih 200 meter, diarahkan ke timur masuk ke sawah, kedua apa ada anggaran atau bantuan untuk tempat ibadah yaitu mushola, berikutnya mohon diupayakan program PTSL, untuk warga Desa Sumber," paparnya.


Tanggapan diterima baik
Mendapat usulan dan pertanyaan yang cukup baik itu, Basori, Kaur Pemerintahan Desa Sumber menyampaikan bahwa bantuan untuk tempat ibadah acuannya belum ada petunjuk pelaksanaannya dan petunjuk teknisnya dalam pengalokasian anggarannya.
" Dalam melaksanakan program pengalokasian sudah ada ketentuannya, petunjuk pelaksanaan dan teknisnya, sehingga kami tidak bisa keluar dari itu, untuk program PTSL, kami sudah pernah mengajukan sejak tahun 2017, namun hingga kini belum dapat kuota, untuk itu, padahal pengajuan kami sudah lengkap berkasnya, dan desa sudah berusaha ajukan sebanyak 1300 bidang tanah, dan sudah diterima di BPN Blora, kemudian ada pengumuman pemanggilan di BPN tetapi dgn alasan jumlahnya penyertifikatnya sudah banyak, sedangkan Desa Sumber jumlah bidangnya 7000 yang sudah bersertifikat 6000 bidang, ya disabari dulu," ungkapnya.

Antusiasme kaum ibu
Sementara itu, perwakilan ibu- ibu, usul untuk bantuan alat musik hadroh, kedua Posyandu Lansia agar mendapatkan pos anggarannya sendiri, dan disamakan jumlah alokasi anggarannya dengan Posyandu Balita, kemudian program bina keluarga lansia, PIK R juga dibentuk.

"Tahun ini kita sdh menganggarkan dalam Kampung KB, PKK juga akan ditingkatkan perannya." ujarnya.

Kades Zaki Bachroni meminta warga agar proaktif ajukan usulannya.

"Monggo diusulkan apa saja termasuk penerangan jalan umum, dan ini bukan hanya untuk tahun 2019 namun juga untuk tahun 2020. Prioritas usulan yg akan dibiayai APBDes, drainase, kolonisasi, hadroh kemudian jambanisasi. Stimulan pengurugan jalan Rt 1 Dukuh Jambirejo." ungkapnya.
Kades juga mengapresiasi pemberdayaan jimpitan sebagai bentuk peran serta warga juga sangat membantu masyarakat, terutama untuk lingkungan masing - masing dusun. "Sebagai contoh untuk penerangan jalan di dusun Jompong, masing - masing rumah yang dibiayai dari pengumpulan uang jimpitan dari warga, kami berharap juga bisa dilakukan disini oleh warga Dusun Jambirejo," ujar Kepala Desa Sumber Zaki Bachroni. Saat dikonfirmasi jumlah dusun yang akan dibiayai.
"Terkait pelaksanaan APBDes tahun ini (2019.red) adalah untuk 8 dusun menjadi targetnya," tandasnya. (tim/me)

Posting Komentar

0 Komentar